LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. KHAS

'Arab Saudi menunggu produk ekspor Indonesia'

Perdagangan Indonesia dengan Arab Saudi itu masih jomplang

2017-03-16 06:15:24
Raja Salman
Advertisement

Indonesia dan Arab Saudi sepakat membentuk konsil bisnis. Ke depan, lembaga ini bakal berperan penting dalam peningkatan hubungan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Arab Saudi.

Seperti diketahui, Indonesia dan Arab Saudi sudah meneken sejumlah dokumen kesepakatan kerja sama. Diantaranya, pembangunan Kilang Cilacap senilai USD 6 miliar antara Pertamina dan Saudi Aramco dan pembiayaan proyek pembangunan senilai USD 1 miliar antara Saudi Fund Development dan pemerintah Indonesia.

Di luar itu, ada juga kerja sama pembangunan delapan ribu rumah beserta infrastruktur di Arab Saudi senilai USD 2 miliar antara Wijaya Karya dan Adil Makki Contracting Company (AMCO).

Advertisement

Kemudian, kerja sama energi biomassa dan pembangkit listrik energi terbarukan di Kalimantan senilai USD 100 juta-USD 200 juta antara Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau dan Kuzu Internasional.

Lalu, peningkatan turis Timur Tengah dan perbaikan fasilitas serta kuota haji antara tiga asosiasi penyelenggara ibadah tersebut di Indonesia dan At-Tayar. Lantas, penyediaan seribu perawat dan tenaga kesehatan dari Indonesia ke Arab Saudi dalam setahun ke depan antara Rumah Sakit Bunda dan Aloula Medical Care.

Bagaimana langkah selanjutnya? Silakan simak petikan wawancara merdeka.com dengan Ketua Bilateral Kadin Komite Timur Tengah Muhammad Hasan Gaido seputar kunjungan Raja Salman ke Indonesia, di Jakarta, kemarin. Kebetulan, Gaido ditunjuk menjadi ketua konsil bisnis Indonesia-Arab Saudi.

Advertisement

Apa implikasi penyelenggaraan forum bisnis Indonesia-Arab Saudi di tengah kunjungan Raja Salman?

Bisnis forum merupakan bagian dari upaya kedua negara meningkatkan kerja sama bilateral di bidang investasi dan perdagangan.

Kunjungan raja Saudi untuk pertama kalinya dalam 47 tahun terakhir membawa harapan akan adanya peningkatan kerja sama bisnis yang dahsyat. Ini bisa menjadi momentum besar yang harus dimanfaatkan pengusaha Indonesia.

Arab Saudi bakal investasi di mana saja?

Kalau itu sudah disampaikan pemerintah, artinya berita terkait itu sudah menyebar. Kemarin, kami di dalam bisnis forum itu ada 13 sektor usaha yang diminati. Saya ingin menguatkan saja bahwa mereka sangat melihat potensi Indonesia. Adapun nilai pasti investasinya belum bisa disebutkan. Kami sedang melakukan inventarisasi.

Realisasi kerja samanya nanti bagaimana?

Kami akan ikut mendorong action plan-nya. Kami akan ikut mengawal komitmen-komitmen kerja sama yang sudah disepakati untuk direalisasikan segera. Nah, saya yang ditunjuk sebagai ketua konsil bisnis Indonesia-Arab Saudi bakal menjalin komunikasi baik dengan pihak kedutaan dan pengusaha dari kedua negara.

Momentum ini kita ambil untuk membuka peluang untuk produk-produk Indonesia apa saja yang bisa diekspor ke sana, karena Arab Saudi sudah menunggu.

Perdagangan Indonesia dengan Arab Saudi itu kan jomplang. Impor minyak kita besar tapi jualan batik di sana nggak nendang. Makanya, harus dicari komoditas ekspor baru supaya kita nggak kalah, minimal seimbang.

Baca juga:
Membongkar fakta minimnya kerja sama ekonomi Indonesia-Arab Saudi
Mendagri: Sejak era Bung Karno, Indonesia hubungan baik dengan Arab
Ini 11 kerjasama RI-Arab Saudi yang disepakati di Istana Bogor
Arab Saudi danai proyek infrastruktur RI senilai Rp 13,3 triliun
Infografis: 11 Poin kesepakatan antara Arab Saudi dan Indonesia

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.