Rhoma Irama Pernah Dihujani Batu saat Manggung, Ini Pemicunya
Pada saat itu penikmat musik di Nusantara seperti terbelah menjadi dua sisi. Ada yang membela mati-matian Rhoma Irama dan Soneta dan ada juga yang jadi penggemar fanatik God Bless dan Giant Step.
Rhoma Irama adalah satu dari sedikit musisi Tanah Air yang bisa berkarya hingga lebih dari 50 tahun. Penyanyi yang dijuluki Raja Dangdut ini sudah memulai kariernya di umur belasan.
Ia dan band pengiringnya yang bernama Soneta telah aktif di industri musik tanah air sejak 1973. Setelah beberapa tahun mereka memperkenalkan musik dangdut melayu, musik rock dari barat datang menggempur Indonesia.
Pada saat itu penikmat musik di Nusantara seperti terbelah menjadi dua sisi. Ada yang membela mati-matian Rhoma Irama dan Soneta dan ada juga yang jadi penggemar fanatik God Bless dan Giant Step.
Hujan Batu
Liputan6.com/Faizal Fanani
Baru-baru ini, Rhoma Irama menceritakan bagaimana tegangnya para penggemar musik dangdut dan rock di akhir tahun 70-an sampai tahun 80-an. Hal itu diungkapkan dalam video yang diunggah di kanal Youtube pribadinya.
Ada satu momen yang tak bisa dilupakan rekan duet Ely Sukaesih ini, ia pernah dihujani batu saat manggung. Hujan batu itu terjadi karena para penggemar musik dangdut dan rock saling bentrok.
"Saat itu memang sempat ramai, sehingga saya sampai fisik mengalami. Saya show di Bandung, itu kan sarangnya Giant Step, sarangnya rock," ungkap Rhoma Irama.
"Itu lapangan Tegalega, Bandung, penuh tapi hujan batu," tambahnya.
Berhenti
Setelah suasana semakin kacau, Rhoma Irama lantas naik panggung dan malah justru meminta para penonton melanjutkan aksi tersebut. Setelah itu hujan batu berhenti dengan sendirinya, kemudian Rhoma Irama beserta soneta melanjutkan penampilannya.
"Polisi saja nggak berani naik. Saya naik, saya bilang 'Lempari terus!'. Berhenti sendiri akhirnya," kata Rhoma Irama.
"Pas kami mulai, 'Bersihin batu dulu!' Kayak orang mau bikin jalan saking banyaknya. Digeser dulu, baru kami main," kenangnya.
Harmonis
Cukup lama bagi para penggemar musik dangdut dan rock untuk bisa saling berdamai. Rhoma Irama mengatakan bahwa ada sosok yang berjasa dalam menciptakan kedamaian antara penggemar musik dangdut dan rock.
"Seperti itu. Akhirnya ada satu tokoh yang mendamaikan antara dangdut dan rock. Sehingga, dangdut dan rock sampai sekarang ini hidup berdampingan secara harmonis, seperti kita lihat sekarang," ucapnya.
"Jasa terbesar untuk Japto Soerjosoemarno," pungkasnya.