LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Motif Aksi Kekerasan di Kawasan Nol Kilometer Jogja, Ini Penjelasan Polisi

Sebelumnya, viral sebuah video kekerasan di jalanan yang terjadi di kawasan Nol Kilometer Jogja. Tak butuh waktu lama, pelaku kekerasan akhirnya tertangkap. Terkait dengan ini, Polda DIY langsung melaksanakan konferensi pers. Lima orang tersangka dihadirkan dalam konferensi itu.

2023-02-10 18:23:00
Jateng
Advertisement

Sebelumnya, viral sebuah video kekerasan di jalanan yang terjadi di kawasan Nol Kilometer Jogja. Dalam video itu tampak beberapa motor turun dari kendaraannya dan melakukan kekerasan pada korban hingga sampai melayangkan benda tajam. Tak butuh waktu lama, pelaku kekerasan akhirnya tertangkap.

Terkait dengan ini, Polda DIY langsung melaksanakan konferensi pers. Lima orang tersangka dihadirkan dalam konferensi itu.

Lalu apa motif pelaku terkait kekerasan yang ia lakukan pada korbannya? Berikut selengkapnya:

Advertisement

Kronologi Kejadian

©Instagram/@poldajogja

Advertisement

Terkait peristiwa itu, Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Saiful Anwar mengatakan aksi kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku di depan Kantor Pos Besar ini merupakan aksi susulan dari kejar-kejaran dengan korban. Sebelumnya, korban bersama teman-temannya melintasi kawasan Kota Yogya. Pada salah satu titik jalan, mereka memainkan gas motornya dan hal ini membuat pelaku terpancing.

Karena emosinya terpancing, pelaku mengejar korban. Mereka juga sempat memanggil teman-temannya untuk melakukan kekerasan terhadap korban. Kekerasan inilah yang kemudian terekam dan videonya viral di media sosial.

Rute Kejar-Kejaran

©2017 merdeka.com/purnomo edi

Kombes Saiful Anwar bercerita, sebelumnya korban mengendarai motor melewati perempatan Tugu Pal Putih ke arah selatan kemudian mengarah ke Jalan Malioboro. Saat sampai di bawah jembatan rel kereta api, korban yang juga pelapor sempat memacu gas motor (bleyer) dan mengangkat ban depan (standing).

“Tindakan itu membuat tidak senang salah satu pelaku hingga terjadi perselisihan lalu perkelahian di Jalan Malioboro,” kata Kombes Saiful Anwar dikutip dari akun Instagram @poldadiy pada Jumat (10/2).

Demi Rasa Solidaritas

©Instagram/@poldajogja

Pelapor selanjutnya berbelok ke arah kiri. Saat itu, salah seorang pelaku berinisial GN merasa tertantang. GN lalu menabrak korban dari belakang dan kemudian terjadi perkelahian antara pelapor dengan pelaku GN. Namun perkelahian itu berhasil dilerai oleh orang-orang yang berada di sekitar lokasi.

“Karena pelaku GN merasa kalah dikeroyok rombongan korban, kemudian pelaku GN pulang ke rumah mengambil besi dan memberi tahu teman-temannya. Karena rasa solidaritas, mereka mendatangi rombongan pelapor dan terjadilah perkelahian dan pengeroyokan tersebut,” terang Saiful.

Ancaman Hukuman

©Instagram/@poldajogja

Saiful mengatakan, sebelum viral pihaknya tidak mengetahui kejadian tersebut. Polisi kemudian melakukan langkah penyelidikan berdasarkan olah TKP yang diperoleh dari identitas korban karena korban tidak melapor ke kepolisian. Dari keterangan korban, polisi berhasil mengamankan pelaku GN tak sampai 1x24 jam setelah peristiwa itu terjadi.

Dari hasil penyelidikan terhadap GN, Satreskrim Polresta Yogyakarta dibantu Jatanras Polda DIY berhasil mengamankan enam pelaku penganiayaan. Korban sendiri hanya menderita luka gores sabetan celurit oleh pelaku karena senjata tajam itu terlebih dahulu mengenai helm korban. Selanjutnya para tersangka dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.