LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

20 Kata-kata Bijak Abdullah bin al-Mubarak, Inspiratif dan Menyejukkan Hati

Abdullah bin al-Mubarak atau Ibnul Mubarak adalah salah satu ulama besar di dunia. Ulama kelahiran Marwa pada 118 H ini dikenal sebagai seorang ahli fikih dan hadis yang sangat dermawan.

2021-02-20 09:45:00
Kata-Kata Bijak
Advertisement

Abdullah bin al-Mubarak atau Ibnul Mubarak adalah salah satu ulama besar di dunia. Ulama kelahiran Marwa pada 118 H ini dikenal sebagai seorang ahli fikih dan hadits yang sangat dermawan.

Ibnul Mubarak mulai menuntut ilmu sejak umur 20 tahun. Setelah itu, pada tahun 141 H, beliau melanjutkan perjalannya di wilayah lain dan berguru dengan para tabi’in yang dijumpainya. Adapun beberapa ulama besar yang menjadi gurunya antara lain Sulaiman At-Taimi, Ashim Al-Ahwal, Hisyam bin Urwah, dan masih banyak lagi.

Sepanjang hidupnya, beliau habiskan untuk menuntut ilmu dan menyebarkan syiar-syiar Islam. Hal inilah yang menjadikan ulama besar ini menjadi salah satu tokoh panutan di seluruh dunia. Berikut kata-kata bijak Abdullah bin al-Mubarak yang dilansir dari Jagokata:

Advertisement

Kata-kata Bijak Abdullah bin al-Mubarak tentang Ilmu

©Shutterstock

Advertisement

1. Awal pengetahuan adalah niat, lalu mendengarkan, lalu memahami, lalu bertindak, lalu melestarikan, dan kemudian menyebarkannya.

2. Orang yang bakhil terhadap ilmu, akan diuji dengan tiga perkara: pertama, kematian sehingga menyebabkan ilmunya hilang; kedua, menjadi lupa; ketiga, dekat dengan penguasa, sehingga ilmunya menjadi lenyap.

3. Kita adalah orang yang lebih membutuhkan karakter kecil daripada membutuhkan banyak pengetahuan.

4. Dosa perlahan-lahan mencekik hati, dan meninggalkan dosa akan membawa kehidupan ke hati.

5. Mungkin perbuatan besar diremehkan oleh niat. Dan mungkin perbuatan kecil, dengan niat tulus, akanmenjadi lebih hebat.

6. Seseorang itu tidak akan mencapai kemuliaan dengan salah satu macam ilmu selama dia tidak menghiasi amalalnya dengan adab.

Kata-kata Bijak Abdullah bin al-Mubarak yang Inspiratif

©2019 Merdeka.com/Free Images

7. Saya menghabiskan tiga puluh tahun belajar sopan santun, dan saya menghabiskan dua puluh tahun mempelajari pengetahuan.

8. Saya suka saliheen (orang saleh) meskipun saya bukan salah satu dari mereka, dan saya benci taliheen (orang jahat) meskipun saya (mungkin) lebih buruk dari mereka.

9. Seberapa sering suatu tindakan kecil menjadi hebat dengan niatnya. Dan seberapa sering tindakan besar menjadi kecil karena niatnya.

10. Jika saya harus melawan orang lain, itu tentang orang tua saya karena mereka memiliki lebih banyak hak untuk perbuatan baik saya.

11. Jika Anda bermaksud mengucapkan kata yang sia-sia, gantilah dengan bertasbih.

12. Jika Anda menginginkan keikhlasan, kembangkan cinta akan ketidakjelasan. Larilah dari gemerincing dan dentingan ketenaran. Jadilah seperti akar pohon; menjaga pohon tetap tegak dan memberinya kehidupan, tetapi akar pohon itu sendiri tersembunyi di bawah bumi dan mata tidak dapat melihatnya.

13. Hai manusia! Persiapkan diri Anda untuk Hari Akhirat, taat kepada Allah sejauh yang Anda butuhkan hanyalah Dia dan marahnya Dia sejauh kesabaran Anda di Neraka.

Kata-kata Bijak Abdullah bin al-Mubarak yang Menyejukkan Hati

14. Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan kerjakan tiga hari kemudian.

15. Kami mencari ilmu untuk mendaaptkan dunia; sedangkan ilmu menuntun kita untuk meninggalkannya.

16. Awal dari sebuah ilmu adalah niat, kemudian memperhatikan, kemudian memahami, kemudian mengamalkan, kemudian menjaga, kemudian menyebarluaskan.

17. Bila kita membantu para penuntut ilmu, maka mereka mudah untuk meyebarkan ilmunya kepada umat.

18. Aku tidak mengetahui sesuatu yang lebih utama setelah kenabian kecuali lembaga pendidikan.

19. Orang yang berakal tidak boleh meremehkan tiga golongan ini. Pertama, Ulama, kedua Umara (pemerintah), dan teman.

20. Orang yang cerdas tidak akan merasa aman dari 4 hal, salah satunya adalah umur. Umur yang tersisa, dia tidak tahu mengenai hal yang akan membuatnya celaka.

(mdk/jen)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.