LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

WN China Diduga Sindikat Penipuan Via Telepon juga Beraksi di Surabaya

Di Jakarta mereka beraksi di enam lokasi dan satu lokasi berada di Jawa Timur. Total ada enam lokasi dijadikan tempat mereka beraksi. Polisi belum dapat memastikan apakah setiap lokasi merupakan satu jaringan atau tidak.

2019-11-25 21:23:43
Penipuan online WN China
Advertisement

Polisi menggerebek sindikat penipuan via telepon yang diduga dilakukan warga negara China. Di Jakarta mereka beraksi di enam lokasi dan satu lokasi berada di Jawa Timur. Total ada enam lokasi dijadikan tempat mereka beraksi.

"Dari hasil penyelidikan kami kita tentukan ada sekitar 7 lokasi yang diduga kuat berada para tersangka. Jadi 7 titik lokasi ini ada kurang lebih di Jakarta ada 5, di Tangerang satu dan ada pengembangan di Jatim di daerah Malang," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawandi, di lokasi penggerebekan di Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (25/11) malam.

Dari ketujuh lokasi tersebut, Iwan mengaku belum dapat memastikan apakah setiap lokasi merupakan satu jaringan atau tidak.

Advertisement

"Ini kita masih dalam penyelidikan kita apakah setiap TKP ini ada kaitannya atau tidak, yang pasti saat ini barang bukti dan tersangka sudah kami amankan," katanya.

Sebelumnya, tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan di enam lokasi yang diduga dijadikan tempat penipuan. Dari penggerebekan itu, beberapa Warga Negara Asing dan Indonesia berhasil diamankan petugas kepolisian.

Advertisement

"Ini dari tim gabungan antara Krimsus dan juga dari Narkoba Polda Metro Jaya telah berhasil melakukan penggerebekan di 6 lokasi TKP. Lokasi penggerebekan di Griyaloka BSD, Pantai Indah Kapuk Jakut, Bandengan, Perum Interkon Kebon Jeruk, Puri Mega dan Kemanggisan Slipi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusril Yunus, di Jakarta, Senin (25/11).

Kata Yusri, para pelaku merupakan warga negara China, yang mana melakukan penipuan via telepon. Di mana sindikat ini kerap menghubungi korbannya yang berada di luar negeri dan menawarkan jasa pelaku yang disebut-sebut bisa mengurusi persoalan korban termasuk biaya pajak korban. Dengan imingan tersebut, lanjutnya, korban tertarik lalu mengirimkan sejumlah uang sesuai persetujuannya dengan para pelaku.

"Dari lokasi penggerebekan sebuah rumah mewah beralamat di Blok C/13, Jalan Anggrek Neli Murni II, kita mengamankan 26 orang. Dari 26 orang itu, sebanyak 24 orang merupakan warga negara China dan 2 dari WNI yang bertugas," kata Yusri.

Dari penggerebekan ini, Yusril mengakui kalau anggota telah melakukan pengintaian selama tiga bulan

"3 bulan ya hampir 3 bulan kita intai. Informasi ini sudah kita dapat kemudian kita lakukan pengintaian dan anggota juga sudah lama mengintai pergerakan mereka," pungkas Yusri.

Baca juga:
Polisi Gerebek 6 Rumah Tempat Penipuan via Telepon, WN China Diamankan
Malaysia Tangkap 680 Warga China Diduga Terlibat Penipuan Daring
Polisi gerebek sejumlah lokasi di Bali atas kasus penipuan via online
WN China terlibat kejahatan siber masuk RI secara legal
Polisi tunda deportasi lima WN China pelaku cyber crime
143 WN China terlibat kejahatan Siber dideportasi
Hari ini, Polri deportasi seluruh WNA pelaku kejahatan cyber crime

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.