Wagub DKI Ungkap RS Rujukan Covid-19 Banyak Diisi Warga Luar Jakarta
Politikus Gerindra menyatakan, pasien yang di rawat di RS rujukan tersebut tak semua warga DKI Jakarta. "Di Jakarta ini BOR nya ICU nya masih diisi warga non DKI, masih banyak," ucapnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS) rujukan terus mengalami penurunan di bawah 50 persen. Penurunan itu mulai dari tempat tidur isolasi ataupun ICU.
"BOR rumah sakit sudah turun menjadi 23 persen, ICU turun menjadi 44 persen," katanya di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (22/8).
Politikus Gerindra menyatakan, pasien yang di rawat di RS rujukan tersebut tak semua warga DKI Jakarta. "Di Jakarta ini BOR nya ICU nya masih diisi warga non DKI, masih banyak," ucapnya.
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama kepada 9,3 juta orang. Riza optimistis target vaksinasi akan segera tercapai.
"Dalam beberapa pekan ke depan InsyaAllah kita mencapai 11 juta," ujar dia.
Karena hal itu, Riza meminta masyarakat segera melakukan vaksinasi di sejumlah tempat yang telah disediakan. Pendaratan nya pun dapat dilakukan secara daring atau online.
"Kami minta seluruh jajaran mulai dari Pak Lurah, RT RW, Satgas Covid di semua lini untuk membantu mendorong mengajak masyarakat yang mau divaksin segera divaksin," jelasnya.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tak Ada Pasien, RS Lapangan Benteng Vastenburg Solo Masih Dipertahankan
Persi Sebut Rata-Rata Keterisian Tempat Tidur RS di Bawah 50 Persen
BOR RS Rujukan Covid-19 di Jabar, Banten & Jakarta di Bawah 30% Setelah PPKM Darurat
BOR di DKI Jakarta, Banten dan Jabar Turun di Bawah 30 Persen
Pemkab Garut Izinkan RSUD dr Slamet Kembali Layani Pasien Umum