LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Wagub DKI Pastikan Tidak Ada Anggaran Formula E di APBD Perubahan DKI 2021

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penanggungjawab, akan menggunakan bugdet dari sponsor dan swasta untuk menopang kegiatan Formula E.

2021-10-14 20:06:50
Formula E di Jakarta
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan tidak ada anggaran Formula E dalam pembahasan APBD Perubahan DKI 2021. Pembiayaan acara balap mobil listrik itu disebutkan sudah dibayar pada anggaran tahun sebelumnya.

"Anggaran Formula E kan sudah sebelumnya dan untuk di tahun ini tidak ada anggaran untuk itu. Anggaran untuk komitmen dan lain-lain itu kan sudah dibayarkan di anggaran sebelumnya," ucap Riza, Kamis (14/10).

Politikus Gerindra itu mengatakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penanggungjawab, akan menggunakan bugdet dari sponsor dan swasta untuk menopang kegiatan Formula E.

Advertisement

"Nanti Jakpro akan menggalang dana untuk kepentingan Formula E dari pihak ketiga, pihak swasta, dari sponsor," ucapnya.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria pun mengatakan tidak ada pembayaran untuk commitment fee perhelatan Formula E tahun 2021. Dia menyebutkan pembayaran terakhir dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta pada 2020.

"Sekarang enggak ada, terakhir 2020 yah pembayaran," ucap Iman di Gedung DPRD, Senin (13/9).

Advertisement

Politikus Gerindra itu menuturkan, pembayaran commitment fee langsung diserahkan ke panitia penyelenggara acara, sehingga tidak lagi transit ke PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Iman pun mengaku belum ada informasi lebih lanjut mengenai nasib Formula E. Yang jelas, pembahasan terakhir antara Komisi E sebagai mitra kerja Dispora dan Jakpro sebagai penanggungjawab acara balap mobil listrik itu, pihak eksekutif meminta waktu untuk merevisi feasibility study.

"Pertemuan kita terakhir dengan Dispora, Jakpro, mereka meminta waktu untuk melakukan kajian ulang," ungkapnya.

"Kita kan juga harus obyektif memberi kesempatan kepada mereka untuk melakukan kajian. Kajian ulang, bukan berarti belum ada kajian, jangan salah ini, kajian ulang dengan kondisi seperti ini, masih layak atau tidak, sampai sekarnag kita juga belum ada kesempatan ktemu lagi dengan Jakpro karena situasi Covid," sambungnya.

Baca juga:
Interpelasi Formula E Menggantung, PDIP Dorong Pimpinan Dewan Lanjutkan Paripurna
FEO Bakal Tinjau Pilihan Sirkuit Formula E di Jakarta
Alasan Setneg Tak Izinkan Formula E di Monas: Getaran Berpotensi Merusak
Setneg Tak Restui Formula E Digelar di Monas
PSI Sebut Rapat Bamus Penjadwalan Ulang Interpelasi Formula E Hanya Dihadiri 2 Fraksi

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.