Usai pileg, Jokowi kumpulkan lurah camat bahas dana APBD
Realisasi APBD 2014 masih jauh dari harapan. Jokowi berharap lurah dan camat percepat realisasi program kerja.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pengarahan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Balai Kota DKI Jakarta. Di mana dalam kesempatan ini dihadiri lurah dan camat seluruh Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengimbau untuk menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 dengan cepat. Karena sampai bulan ini SKPD dan dinas-dinas Pemprov DKI Jakarta masih belum maksimal dalam penggunaannya.
"Pelaksanaan APBD 2014 saya kira sudah tahu semua Perda APBD sudah ditetapkan. April banyak dinas, sudin dan SKPD belum bergerak apa-apa. Perlu saya sampaikan sampai delapan April kemarin penyerapan belanja baru 4,56 persen," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/4).
Selain itu, Jokowi mengingatkan, walaupun diharapkan bekerja dengan cepat, bukan berarti bisa sembarangan. Sebab pengawasan dan ketepatan sasaran penggunaan anggaran tetap harus dijaga. Karena pada penggunaan APBD 2013, ia menilai, masih jauh dari harapan.
"Kehati-hatian bapak ibu, hati-hati bolak balik, uang APBD gede banget, besar sekali, penggunaan dengan hati-hati memproteksi bapak ibu semuanya," jelasnya.
Mantan Wali Kota Solo ini juga mengeluhkan mengenai kerja SKPD yang suka sekali pada detik-detik akhir penggunaan anggaran. Karena, ia menilai, semakin cepat dikerjakan maka akan mempermudah SKPD maupun Dinas secara administrasi dan fisiknya.
"Mengingatkan semakin awal masuk, semakin bekerja enak, administrasi lapangan enak, baik. Saya enggak tahu kenapa budaya kerja pepetkan November Desember. Pasti awut-awutan, curang, dikerjakan waktu pendek," tutupnya.
Baca juga:
Ahok serahkan penyaluran KJP ke Kadisdik DKI
ICW temui Ahok minta penyimpangan KJP dibenahi
Jokowi berencana ambil alih Palyja lewat jalur hukum
Jokowi saat pimpin pertemuan bahas penyerapan APBD 2014
Jokowi ingin wagub pendamping Ahok pekerja keras