Tompel salah sasaran saat siram air keras ke penumpang bus
Pelaku mengaku dendam dan mengincar pelajar SMK Karya Guna yang pernah menyiramnya dengan air keras.
Pelaku penyiraman air keras ke Bus PPD 213 jurusan Kp.Melayu-Grogol, RN (18) alias Tompel pelajar kelas XII SMK 1, Jakarta Pusat, berhasil diringkus petugas Polres Jakarta Timur, Sabtu (5/10) lalu.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar M Shaleh mengatakan motif tersangka RN alias Tompel, 18 tahun, menyiram air keras di dalam bus PPD diduga karena dendam.
"Jadi motifnya pelaku sebelumnya pernah juga jadi korban penyiraman air keras oleh pelajar lainnya, dia dendam dan melakukan hal yang sama," katanya saat di hubungi merdeka.com , Senin (7/10).
Shaleh mengatakan, akibat tersiram air keras itu Tompel mengalami luka di bagian atas kepala sehingga masih berbekas sampai saat ini. Dikatakan Shaleh pelajar yang menyiram air keras oleh Tompel adalah dari sekolah SMK Karya Guna, Bukit Duri, Jakarta Selatan.
"Luka bekas siraman air keras itu membekas di kepala bagian atas. Jadi dia mau balas dendam sama pelajar KG (karya Guna), tapi salah sasaran malah terkena pelajar SMK 34," ucapnya.
Atas perbuatan pelaku dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan. Dengan ancaman 2 tahun kurungan penjara atau hukuman maksimal 5 tahun penjara jika perbuatannya mengakibatkan luka berat.
Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 13 penumpang bus menderita luka bakar akibat disiram air keras saat Patas 213 yang mereka tumpangi melaju di Kebon Pala, Jatinegara, Kampung Melayu. Penyiram tersebut diketahui berpakaian hitam-hitam.
"Saya posisinya di pintu depan. Tiba-tiba orang yang lagi nongkrong berpakaian hitam-hitam itu menyiram air keras ke arah bus. Yang nyiram pake helm," ujar Tio di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jumat (4/10).
Nama-nama korban tersebut adalah ;
1. Beta Virgen Silalahi (35)
2. Galuh Pratiwi Angraini (26)
3. Yodie Adusti (34)
4. Chandra Maya (28)
5. Veronica Simanjuntak (26)
6. Sari Kurniati (29)
7. Retna Permatasari (22)
8. Dwi Nurcahyaning Sari (35)
9. Andra Cristy(36)
10. Tegar Didik Lesmana (Pelajar)
11. Ahmad Rusadi (Pelajar)
12. Fahrianto Ali (pelajar)
13. Tio Al-Faraby (Pelajar)(mdk/bal)