Tertidur saat Jokowi pidato, Anas dipromosikan jadi wali kota
"Setelah dia baca-baca buku di perpustakaan jadi mengerti bagaimana jadi wali kota yang baik," kata Ahok.
Masih ingat nama Anas Effendi. Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Jakarta itu sempat menjadi sorotan lantaran tertidur dalam sidang paripurna di DPRD DKI. Padahal saat itu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyampaikan jawaban tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2017.
Nama Anas kini santer terdengar kembali. Mantan Wali Kota Jakarta Selatan itu telah dipromosikan menjadi Wali Kota Jakarta Barat.
"(Anas Effendi) mau diusulin jadi wali kota kembali," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/2).
Ahok menambahkan, pihaknya telah mengirimkan surat pengajuan promosi Anas kepada DPRD. Posisi Wali Kota Jakarta Barat saat ini kosong setelah pejabat sebelumnya Fatahillah dilantik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta.
Ia yakin, Anas saat ini telah berubah setelah bekerja sebagai Kepala BPAD. "Orang kan bisa berubah. Iya dong, setelah dia baca-baca buku di perpustakaan jadi mengerti bagaimana jadi wali kota yang baik. Disekolahin dulu di perpustakaan," katanya.
Anas dulu dicopot dari wali kota Jaksel pada 14 Februari 2013 karena dinilai kinerjanya kurang memuaskan. Dengan alasan itu, Jokowi mencopot Anas dan ditempatkan sebagai Kepala BPAD.
Baca juga:
Alaydrus nilai Jokowi ingin bersihkan pejabat warisan Foke
Badan Kepegawaian bantah TGUPP 'tempat sampah' eks kadis
Ahok banggakan Kadisdik baru, bisa bikin terobosan
Menebak kesalahan para kepala dinas yang dicopot Jokowi
Dicopot, mantan Kadis Kebersihan DKI minta maaf