Tabrak ibu dan anak, sopir Metro Mini bonyok dihajar massa
Polisi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.
Bus Metro Mini 92 jurusan Grogol-Ciledug menabrak ibu dan anak yang sedang menunggu angkutan umum. Kejadian tersebut menyebabkan Azam Plmboyan (7) tewas di lokasi kejadian, sedangkan ibunya Muntiasih (35) mengalami luka berat.
Kecelakaan tersebut ternyata menyulut amarah warga, alhasil sejumlah orang langsung menghakimi sopir Metro Mini, Denny Irawan (36) hingga babak belur. Pelaku mengalami luka berat.
"Pelaku dirawat di RSU Kembangan. Pelaku mengalami luka berat akibat dihakimi massa," ungkap Kanit Lantas Polsek Kembangan, AKP Hartono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/12).
Polisi yang berada di lokasi kejadian langsung mengamankan sopir Metro Mini tersebut dan langsung dibawa ke Polsek Kembangan untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, bus Metro Mini B 92 Jurusan Ciledug-Grogol bernomor polisi B7304AZ menabrak dua pejalan kaki, Muntiarsih dan Azam Flamboyan di Jalan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Satu orang korban dilaporkan meninggal dunia.
Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/12) pagi, sekitar pukul 06.10 WIB. Saat itu kata Budiyanto, dua orang berjalan kaki yang merupakan ibu dan anak. Lalu tiba-tiba datang Metromini 92 jurusan Grogol-Ciledug menghantam keduanya.
"Akibat kejadian itu, seorang anak bernama Azam Flamboyan meninggal dunia. Sedang ibunya, Muntiarsih luka-luka dan sudah dilarikan ke RS Permata Hijau," ujar Budiyanto setelah dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (16/12).
Baca juga:
Diduga ugal-ugalan Metro Mini tabrak 2 pejalan kaki, satu tewas
Bus polisi di Argentina jatuh dari jalan layang, 42 orang tewas
Tergelincir, bus nyungsep di area sawah warga Jembrana
Kecelakaan bus TNI telan 3 nyawa di Puncak diduga akibat rem blong
Bus TNI seruduk warung dan pengendara motor di Puncak, 3 tewas