Sunny Tanuwidjaja malu ditanya disertasinya belum selesai
"Ya kalau konsultan susah dong, namanya konsultan nanti kenapa-kenapa lagi," kata Sunny.
Sunny Tanuwidjaja akhirnya muncul di Balai Kota DKI. Sunny ikut dicekal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pembahasan raperda tentang zonasi reklamasi pantai utara Jakarta.
Mengenai status Sunny sempat simpang siur karena awalnya Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) menyebut Sunny adalah anak magang. Namun belakangan diakui Ahok jika Sunny adalah staf yang kerap memberi masukan soal politik.
Sunny kini tengah mengambil pendidikan di Universitas Northern Illinois Amerika Serikat. Dia menjadikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai objek penelitian untuk disertasi doktoral.
Apakah Sunny sudah meraih gelar doktor? "Jangan tanya gitu, malu. Tapi sementara soal disertasi masih pending, belum selesai," ungkapnya di Balai Kota DKI, Senin (11/4).
Dia juga bercerita mengenai tugasnya membantu Ahok. Saat Ahok menjadi calon wakil gubernur Joko Widodo, Sunny ikut menemani Ahok berkampanye di 2012
"Sebenarnya enggak ada status nama tertentu ya. Pokoknya tugas saya adalah bantu Pak Ahok, kasih dia masukan seperti itu saja. Ya kalau konsultan susah dong, namanya konsultan nanti kenapa-kenapa lagi," jelasnya.
Sunny mengaku kenal saat Ahok masih menjabat sebagai anggota DPR pada 2010. Dia tertarik meneliti gaya berpolitik Ahok yang ceplas-ceplos dan sedikit agak kasar kalau berbicara.
"Jadi pertama kali bantu pak gubernur salah satu tujuannya adalah mempelajari beliau lah gitu. Bagaimana dia berpolitik, bagaimana dia berhubungan dengan pengusaha dan politisi dan sebagainya," tandasnya.
Baca juga:
Seminggu tak muncul, Sunny Tanuwidjaja mulai kembali ke Balai Kota
Prijanto: Ada hubungan erat antara Ahok, Sunny & Agung Podomoro
Ahok pasang badan bela Sunny dalam kasus reklamasi
Plintat-plintut Ahok soal status Sunny yang kena cekal KPK
Ini penjelasan Sunny soal perannya dalam pembahasan raperda zonasi