Sumarsono: Laporan keuangan 2016 diserahkan ke BPK bulan depan
Dalam penyusunan laporan tersebut, Sumarsono memastikan tak ada kendala berarti. Laporan keuangan disusun oleh dua institusi berbeda sehingga dia mengklaim akan semakin cepat pengerjaannya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyelesaikan laporan keuangan tahun anggaran 2016. Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menargetkan, laporan laporan keuangan bisa diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dikoreksi pada bulan depan.
"Saya kira, harusnya selesai sekarang tapi paling enggak akhir bulan ini saya kira selesai bulan Januari," kata Sumarsono, di kawasan Car Free Day, Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (22/1).
Dalam penyusunan laporan tersebut, Sumarsono memastikan tak ada kendala berarti. Laporan keuangan disusun oleh dua institusi berbeda sehingga dia mengklaim akan semakin cepat pengerjaannya.
"Enggak ada masalah karena lembaganya kan pisah itu Badan Keuangan dan Badan Aset jadi juga harus sedikit konsentrasi untuk menanganinya," ujar Sumarsono.
Sebelumnya, laporan keuangan disusun langsung oleh Badan Pengelolaan Keuangan Aset dan Daerah (BPKAD) DKI Jakarta. Setelah perombakan SKPD, institusi ini terkena dampak dan akhirnya dipecah menjadi dua, yakni Badan Aset dan Badan Keuangan.
"Jadi normalnya akhir bulan ini selesai ya. sekarang sudah hampir selesai finalnya itu ya. Karena rekonsiliasi kan pertengahan Januari sekitar tanggal 14," tandas Sumarsono.
Baca juga:
Kebakaran Pasar Senen bukti warga DKI belum tanggap bencana
10.000 Pelajar meriahkan acara Sekolah dan Madrasah Aman Bencana
Djarot sentil Sylviana: Meski dana hibah ada pertanggungjawabannya
Anies nilai Pemprov DKI kurang dengar aspirasi warga
Sumarsono ingin revisi undang-undang tentang kekhususan DKI Jakarta