LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Solusi BPPT Agar Jakarta Bebas Polusi: Tinggalkan Kendaraan Pribadi dan Tanam Pohon

Menurut Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT, Tri Handoko Seto, sebenarnya penyumbang polusi terbesar di Jakarta sudah jelas asalnya. Yakni padatnya kendaraan warga baik roda dua dan empat. Menurutnya, menggunakan angkutan publik bisa mengurangi 40-50 persen polusi di Jakarta.

2019-07-30 16:18:45
Polusi
Advertisement

Data situs AirVisual, menunjukkan buruknya kualitas udara di Jakarta. Bahkan akibat polusi tinggi, Jakarta menduduki kota paling polusi di dunia karena udaranya tidak sehat.

Menurut Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT, Tri Handoko Seto, sebenarnya penyumbang polusi terbesar di Jakarta sudah jelas asalnya. Yakni padatnya kendaraan warga baik roda dua dan empat.

"DKI itu sudah jelas sumber polusinya besar. Oleh karena itu, kalau mau mengurangi polusi kurangilah sumbernya pertama, sumbernya kurangi penggunaan mobil-mobil, mobil pribadi yang angkutan pribadi dikurangi. Angkutan umum digalakkan kalau itu berhasil maka saya kira ini sangat signifikan," ucap Tri di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (30/7).

Advertisement

Dia memprediksi, menggunakan angkutan publik bisa mengurangi 40-50 persen polusi di Jakarta.

Selain polusi kendaraan, salah satu penyebab buruknya kualitas udara di Jakarta karena faktor kemampuan atmosfer berpengaruh. Seperti musim kemarau atau penghujan.

"Kemudian dari sisi pembersihnya, pembersihnya kalau musim hujan, hujan akan berlipat, atau pembersih yang sangat kuat. Begitu musim kemarau faktor pembersihnya enggak ada," kata Tri.

Advertisement

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak sama-sama kembali menghijaukan Jakarta. Salah satu cara yang paling mudah menggalakkan penanaman pohon-pohon.

"Bukan sekadar tumbuhan lidah buaya, lidah mertua, lidah keponakan, dan sebagainya. Tapi tumbuh-tumbuhan yang punya kemampuan tinggi untuk menyerap karbon di seluruh gedung-gedung. Kemudian juga semua gedung punya sirkulasi air yang baik kayak pancuran," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
JK soal Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat: Tantangan Gubernur dan Kita Semua
Data Airvisual: Kualitas Udara di Depok Lebih Buruk Dibanding Jakarta
Data Airvisual: Kualitas Udara DKI Jakarta Selasa Pagi Sangat Tidak Sehat
Anies Menduga Kendaraan Berat di Jalan Tol Penyebab Polusi Udara Jakarta
Abaikan Polusi Udara Jakarta, Pemerintah Bisa Dipidana
Ini Solusi Agar Udara Jakarta Tak Berpolusi
Kurangi Polusi Udara, Grab Akan Kembangkan Kendaraan Lisrik di Jakarta

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.