LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Sempat Kritis, Remaja Dibacok Segerombol Pemuda di Jaksel Mulai Membaik

Peristiwa itu terjadi saat Naufal bersama rekan-rekannya melintas menggunakan motor di Jalan Antasari, Jakarta Selatan, pada Minggu (25/7) sekitar pukul 04.00 Wib.

2021-07-29 10:35:26
penganiayaan
Advertisement

NZ (20) remaja yang sempat kritis usai dibacok segerombolan pemuda di Jalan Antasari, Jakarta Selatan, sudah mulai sadar. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/7) lalu.

"(Kondisi) Sudah sadar Alhamdulillah, tapi masih harus pakai selang-selang," kata salah satu saudara dari Naufal, Hendra saat dihubungi, Kamis (29/7).

Meski begitu, NZ belum bisa mengonsumsi makanan secara langsung. Apalagi, ia baru sadar dari kritisnya usai terkena bacokan pada bagian perut.

Advertisement

"Obat, makan dari selang. Dia kena ginjalnya yang parah sama hatinya, butuh darah terus. Sudah 7 kantong," ujarnya.

Kronologis Kejadian

Sementara itu, menurut ibu korban, peristiwa menimpa anaknya itu bermula saat korban melintas menggunakan motor di Jalan Antasari, Jakarta Selatan, pada Minggu (25/7) sekitar pukul 04.00 Wib.

Advertisement

"Anak saya dibonceng oleh temannya. Anak saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dari rumah temannya," jelas Ani.

Saat itu, kata Ani, Jalan Antasari terlihat sepi. Karena tidak ada orang atau pejalan kaki yang lewat selain pengendara motor atau mobil.

"Saat anak saya dan temannya melewati Gang Cempaka, motor anak saya disetop oleh segerombolan pemuda. Gerombolan pemuda tersebut tiba-tiba keluar dari Gang Koba (seberang Gang Cempaka) dan langsung membacok anak saya. Anak saya dibacok di pinggang kanan," ujarnya.

Teman korban yang sempat kabur atau lolos dari germbolan pemuda saat kejadian tersebut, kemudian kembali lagi untuk membawa korban ke sebuah apotek agar dapat pertolongan pertama.

"Teman anak saya yang membonceng membawanya ke apotek untuk pertama kali karena tidak tahu jika lukanya parah, kemudian dibawa ke beberapa RS namun ditolak," ungkapnya.

"Akhirnya anak saya dibawa ke RSCM. Anak saya langsung masuk ke IGD dan masuk ruang operasi sekitar pukul 5 sore," sambungnya.

Akibat luka bacokan yang dialami NZ, membuatnya kekurangan banyak darah. Sehingga korban masih membutuhkan donor dari darah dari para pendonor.

Baca juga:
Polisi Pukul Warga Mau Nyoblos di Nabire Berakhir Damai, Kapolres Minta Maaf
Kasau Janji Transparan soal Penanganan Dua Anggota Injak Kepala Warga di Merauke
Kasau Ganti Danlanud dan Dansatpom Lanud JA Dimara Buntut Kasus Kekerasan di Merauke
Pria di Medan Ditangkap Polisi Usai Aniaya Driver Ojol, Alasannya Sepele
Ingatkan Jaga Stabilitas di Papua, Ketua DPR Minta Aparat Jangan Pakai Kekerasan
Kesal Diomeli, Pria di OKU Siram Wajah Istri Pakai Air Mendidih Saat Tidur

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.