Selain buat gaji PNS, Ahok klaim APBD buat subsidi sembako warga
"Makanya kartu Jakartaone yang akan dirilis bulan Juni ini penting," kata Ahok.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyebut sistem pembangunan dan pembenahan di ibu kota telah diubah. Kini, sudah tidak ada lagi pekerjaan yang dilakukan setengah-setengah.
Ahok, sapaan Basuki, menjelaskan, pekerjaan yang sebelumnya dilakukan pihak ketiga kini sudah dikerjakan sendiri. Sistem ini, klaim Ahok, bisa menghemat APBD DKI, termasuk dengan menghapus pajak bumi dan bangunan (PBB).
"Mungkin kalau sudah infrastruktur dibangunin semua, perlu enggak saya bangun tanggul Rp 90 triliun setiap tahun? Enggak toh. Kalau sudah jadikan enggak perlu. Terus kalau hot mix, kita ketu dalem dan tebel perlu enggak kita hot mix terus? Enggak. Kalau dulukan kita tambal sulam, bolong lagi. Kalau sekarangkan enggak," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/5).
"Terus sheet pile semua, sungai kali kita bersihin semua sendiri. Perlu enggak kita beli alat sendiri, alat berat tiap tahun? Truk tiap tahun? Enggak perlu. Sekarang saya butuh apa? Bangun rusun. Tahun depan mulai bangun 52 ribu unit hitungan kemarin ukuran 36. Tahun depan bangun lagi enggak? Ya tentu harus bangun lagi. Tapi lama-lamakan enggak perlu bangun juga," tambah mantan Bupati Belitung Timur ini.
Dengan adanya penghematan ini, Ahok mengharapkan, dua hal. Pertama, Pemprov DKI Jakarta dapat memberikan subsidi untuk kebutuhan pokok warga Jakarta. Sehingga gizi anak dapat terjaga, serta mampu menjaga kestabilan harga.
"Nah kita fokus apa uangnya? Lebih baik kita fokus untuk sembako. Saya ingin sembako di DKI disubsidi aja, tapi pakai kartu. Jangan dia jual. Makanya kartu Jakartaone yang akan dirilis bulan Juni ini penting," jelasnya.
Kedua, memberikan pelayanan terbaik. Caranya dengan meningkatkan public service obligation sehingga biaya transportasi murah dan memberikan layanan kesehatan gratis.
"Naik bus terjangkau sampai enggak bayar. Kuliah kita tanggung. Rumah kita tanggung. Kedokteran kesehatan kita tanggung," tutup Ahok.
Baca juga:
Disposisi Djarot resmikan RPTRA Koja, Ahok ngaku tak takut didemo
PAD menurun karena PBB dihapus, Ahok bakal kurangi PNS biar hemat
Ahok akui penghapusan PBB kurangi PAD
Ditolak warga Koja, Ahok batal resmikan RPTRA
Ahok: Mana ada cerita Gerindra calonin Ahok
Ahok terima kasih Sandiaga Uno jadi penglaris souvenir Teman Ahok
Ogah patuhi aturan, angkot nakal bakal dibuat bangkrut oleh Ahok