Segel Pulau G, nelayan Jakarta teriak 'Turunkan Ahok!'
"Kebutuhan kami semakin sulit, harga bahan pokok semakin naik. Tapi kenapa rakyat ditindas seperti ini."
Ratusan nelayan tradisional teluk Jakarta melakukan aksi teatrikal penyegelan di salah satu pulau hasil reklamasi yakni Pulau G. Mereka meminta proyek reklamasi dihentikan dan menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama turun dari jabatannya.
"Turunkan Ahok! Turunkan! Tolak reklamasi pantai," teriak para nelayan di Pulau G, Minggu (17/4).
Akibat reklamasi, para nelayan mengaku semakin kesulitan dalam mendapatkan ikan yang berujung pada minimnya pendapatan dari hasil melaut.
"Kebutuhan kami semakin sulit, harga bahan pokok semakin naik. Tapi kenapa rakyat ditindas seperti ini," teriak salah satu nelayan. Para nelayan juga mendesak Presiden Jokowi agar mencabut izin reklamasi teluk Jakarta.
Untuk diketahui, reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta belakangan ramai diperbincangkan. Polemik mulai muncul setelah KPK menetapkan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro, Ariesman Widjaja, sebagai tersangka kasus suap dalam pembahasan raperda zonasi tentang reklamasi.
Reklamasi teluk Jakarta dinilai mengabaikan keresahan masyarakat dalam hal ini para nelayan. Tidak hanya itu, aspek lingkungan juga disebut-sebut akan berdampak secara signifikan jika reklamasi dilakukan.
Pulau G merupakan salah satu pulau yang proses reklamasinya berada di bawah PT Agung Podomoro.
Baca juga:
JK sebut reklamasi teluk Jakarta harus dihentikan sementara
Tolak reklamasi, para nelayan secara simbolis segel Pulau G
Ahok takkan dituntut pengembang jika hentikan reklamasi
KemenLH usut dugaan pencurian pasir proyek reklamasi
LBH tuding ada pencurian pasir di balik reklamasi Teluk Jakarta
Dikritik Menteri Susi soal reklamasi, Ahok 'jual' nama Jokowi