Satu Gang di Srengseng Sawah Jagakarsa Minilockdown, Polisi Sebut Ada Tiga Klaster
Sebanyak 40 warga yang tinggal di RT 04, RW 02, Gang Haji Usman Tepos, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan dilakukan minilockdown. Hal ini dilakukan karena ada belasan warga yang terpapar virus Covid-19.
Sebanyak 40 warga yang tinggal di RT 04, RW 02, Gang Haji Usman Tepos, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan dilakukan minilockdown. Hal ini dilakukan karena ada belasan warga yang terpapar virus Covid-19.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya mengatakan, mereka yang terpapar virus Covid-19 itu dikelompokan dalam tiga klaster.
"Ini ada tiga klaster, ada yang mudik dari Jawa Barat, Ciamis. Satu keluarga itu kena. Terus ada juga yang satu klaster karena dia kerja di kantor di Jakarta, orang kantoran lah. Terus ada yang satu klaster ini awalnya punya penyakit bawaan bapaknya ini stroke," kata Endang saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (29/5).
"Pas begitu jatuh, dibawa ke rumah sakit, diswab reaktif. Akhirnya dicek juga keluarganya, cuma keluarganya negatif. Cuma cucunya tiga orang yang umur 7 tahun. Cucunya di rumahnya isolasi mandiri," sambungnya.
Lalu, terkait satu gang yang dilakukan lockdown tersebut. Mereka sebelumnya sudah menjalani swab antigen terlebih dahulu, sehingga diketahui ada sejumlah warga yang terpapar Covid-19.
"Sudah-sudah swab, bahkan dilakukan PCR di RS. Kan kita kerjasama dengan RS Andika yang di Ciganjur. Itu tadi sudah PCR, cuma hasilnya tiga hari," jelasnya.
"Baru 21 yang PCR, nanti mungkin yang lainnya. Kan yang lainnya sudah diswab, kan swab sama PCR beda. Swab antigen sudah semua, (15) reaktif positif. Yang positif ini dilakukan treatment pengobatan di RS," sambungnya.
Dari 15 orang tersebut, satu orang dinyatakan sembuh atau dinyatakan negatif. Sehingga, satu orang itu sudah dapat kembali ke rumahnya dengan tetap menjalani isolasi mandiri.
"Yang 15 sudah ada yang sembuh satu orang, Pak RT inisial M, RT 04, RW 02, pulang kemarin, sudah negatif. Tapi dia masih isolasi mandiri," sebutnya.
Selain itu, Endang belum bisa memastikan, sampai kapan minilockdown itu bakal dilakukan terhadap warga yang tinggal di dalam satu gang tersebut.
"Kita lihat, kan kadang-kadang turun naik itu. Covid ini kadang-kadang turun naik dia, ini sembuh, ini ada yang reaktif lagi. Ya mudah-mudahan sih dari 14, yang 15 itu sudah enggak nular lagi ke yang lain," ucapnya.
"Kita terapkan untuk penanganan covid yang ada di Srengseng ini Polsek bersama tiga pilar, bersama tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Andika bersinergi dengan PPKM Mikro," tutupnya.
Sebelumnya, Satu gang di Jalan Haji Usman, RT 04 RW 02, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diberlakukan mini lockdown. Akses ke kampung itu dibatasi setelah 14 warga dinyatakan positif Covid-19.
"Jadi bukan satu RT yang di-lockdown, tapi satu Gang Haji Usman Tepos yang mini lockdown, warganya ada 40 orang saja," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya saat dihubungi merdeka.com, Jumat (28/5).
Endang menyebut, dari 40 warga tersebut sebanyak 15 orang diketahui positif Covid-19. Sebagian warga dibawa ke rumah sakit dan isolasi mandiri.
"Warga yang Covid ini, tujuh diisolasi mandiri di rumah sakit dilakukan treatment di Rumah Sakit Andika, sama di Rumah Sakit Bintaro satu orang, di Rumah Sakit Pasar Minggu satu orang," ujar dia.
Dari 15 orang tersebut, satu orang dinyatakan sembuh atau dinyatakan negatif. Sehingga, satu orang tersebut sudah kembali ke rumahnya.
"Yang 15 sudah ada yang sembuh satu orang, Pak RT inisial M, RT 04, RW 02, pulang kemarin, sudah negatif. Tapi dia masih isolasi mandiri," ujarnya.
Baca juga:
Satgas Covid-19 Sebut Masjid Bisa Jadi Tempat Isolasi Darurat Pasien Covid-19
Update Kasus WNA Positif Covid-19: Sebanyak 127 Orang Masih Dirawat dan Isolasi
Satgas Minta Pemda Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Terhadap Klaster Baru Covid-19
Ada yang Positif Covid-19, USU Kembali Lakukan Pembatasan Aktivitas
Masuk Zona Merah Covid-19, Dua Lingkungan di Kota Medan Diisolasi
RS Kudus Okupansi 90 Persen, Dinkes Jateng Minta Tambah Jumlah Tempat Isolasi Pasien