LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Sambangi Rumah Lembang, pedagang minta Ahok bangun kios Pasar Inpres

Sambangi Rumah Lembang, pedagang minta Ahok bangun kios Pasar Inpres. Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat keluhan dari pedagang terkait penempatan kios bagi para pedagang di Pasar Inpres Senen, Jakarta Pusat. Namun, Ahok tidak mudah menjanjikan memberikan lokasi kios.

2016-11-25 10:44:48
Ahok
Advertisement

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat keluhan dari pedagang terkait penempatan kios bagi para pedagang di Pasar Inpres Senen, Jakarta Pusat. Namun, Ahok tidak dengan mudah menjanjikan akan memberikan lokasi tempat berjualan baru yang dikeluhkan pedagang itu.

Salah seorang pedagang Pasar Senen, Riani mengharapkan mendapatkan tempat usaha saat Pasar Inpres selesai dibangun. Sebab dia mengaku sudah 30 tahun berjualan dan saat ini berstatus janda.

"Saya pedagang ekonomi lemah Pasar Inpres. Kita dipindah ke trotoar dekat terminal. Kami dipindah enggak masalah. Apakah tidak boleh kami taruh di situ? Bagaimana saya mendapatkan kios nanti," kata Riani di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).

Ahok mengungkapkan, pihak terus berupaya untuk memberikan keadilan bagi seluruh warga ibu kota. Untuk itu dia mencanangkan program tidak boleh adanya kepemilikan kios lebih dari satu bagi masing-masing pedagang.

Namun, dia mengungkapkan, tidak akan langsung memberikan atau menjanjikan kios kepada Riani. Sebab mantan politisi Gerindra ini belum mengetahui kebenaran ceritanya sehingga akan memeritahkan stafnya untuk melakukan pengecekan.

"Saya tidak tahu data ibu benar atau tidak. Prinsipnya benar atau tidak benar, pedagang tidak boleh memiliki dua kios. Kasus Inpres Senen, saya butuh ketemu orang saya karena banyak calo, yang nagih kaya ibu puluhan. Saya cek data ibu dulu," terangnya.

Ahok menegaskan, dirinya tidak akan tebang pilih dalam menegakkan aturannya. Namun, jika ternyata ada warga yang menipu dirinya maka segala urusan dan masalahnya tidak akan ditanggapinya.

"Catat nama ibu ke staf saya, kalau ibu bohong enggak ada urusan dengan saya, kalau benar kami bela," tutupnya.

Baca juga:
Penyusunan anggaran DKI bikin Ahok keki ke Plt Gubernur Soni
Ahok janji tingkatkan kesejahteraan guru lewat sertifikasi
PBNU ingin cagub DKI adu program dan solusi, tidak andalkan survei
Ahok: MK harus putuskan sekarang, karena akan terjadi cacat APBD
Ahok: Bamus Betawi itu ada transparansi enggak selama ini?
Pakar hukum nilai kasus Ahok beda dengan Ahmad Musaddeq dan Lia Eden
Ahok tak tahu ada pasukan oranye dukung Agus-Sylvi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.