Rapat HMP Ahok, PDIP dan Hanura menolak, fraksi lain tetap lanjut
DPRD akan meminta pendapat ahli untuk memastikan kelanjutan HMP.
Setelah lama terdiam, pembahasan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kembali dilanjutkan pimpinan DPRD. Dari pembahasan hari ini, fraksi PDIP dan Hanura memutuskan menolak HMP dilanjutkan sampai pada pemakzulan Ahok, sapaan Basuki.
"Mengenai masalah angket, dua fraksi menolak. Dua fraksi itu PDIP sama Hanura. Yang lainnya untuk melanjutkan dengan HMP," kata Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, usai rapat di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (3/6).
Prasetyo mengungkapkan, hingga kini DPRD belum bisa memastikan kelanjutan HMP tersebut. Dia menambahkan, anggota dewan rencananya akan meminta masukan para ahli untuk memutuskan hal itu.
"Hasilnya itu satu masalah zonasi ditunda sampai nanti ada masukan-masukan dari para ahli, karena jumlahnya kan enggak bisa masuk," jelasnya.
Dia melanjutkan, setelah ada pendapat dari ahli, barulah rencana ini dibawa ke Badan Musyawarah DPRD untuk dibahas dan akan ditindaklanjuti dalam Paripurna.
"Ya nanti di-Bamus-kan lagi arahnya ke mana. Tapi yang jelas fraksi PDIP sama Hanura tidak. Makanya besok kita Bamus," jelasnya.
Baca juga:
Ahok soal PKL Tanah Abang: Jangan kasih tebus, hancurin barangnya!
Ahok: Jangan peralat anak-anak untuk melakukan pelanggaran!
Cerita pedagang PRJ Senayan rugi, eskrim cair sampai nasi uduk basi
Pengunjung prihatin PRJ Senayan sepi, pedagang merugi
Ini kata panitia PRJ Senayan sepi, izinnya bikin ribut Ahok & Djarot
Didemo ibu-ibu warga Pinangsia, Ahok kesal anak kecil dimanfaatkan
M Taufik: DPRD DKI hari ini rapat bahas nasib HMP Ahok