PRJ 2025 Resmi Dibuka, Pramono Optimis Pengunjung Banyak, Nilai Transaksi Tembus Triliunan
Pramono mengatakan, tahun 2024 kemarin, nilai transaksi di Jakarta Fair mencapai 7,5 triliun dan pengunjungnya 6,3 juta orang.
Perhelatan Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) resmi dibuka Kamis (19/6) malam. Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan selama ini tak pernah absen menghadiri acara tahunan menyambut ulang tahun Jakarta tersebut.
"Karena saya selama hampir setiap tahun mendampingi Presiden pada waktu itu," kata Pramono saat membuka PRJ di JiExpo Kemayoran Jakarta.
"...Makan ikan pindang di pinggir sungai, makin nikmat pakai tumis bunga pepaya...
..Jakarta Fair bentar lagi kita mulai, dengan semangat kota global yang berbudaya...," sambut Pramono berpantun.
Jakarta Fair Kemayoran tahun ini bertepatan memperingati rangkaian hari ulang tahun kota Jakarta yang ke-498. Bagi Pramono, kegiatan ini adalah warisan tradisi yang tumbuh bersama-sama sejarah perkembangan kota Jakarta.
"Dimulai dari pameran sederhana pada waktu itu di kawasan Monas, kini Jakarta Fair berkembang menjadi ajang pameran modern, berskala nasional dan internasional yang menampilkan beragam produk-produk dari Indonesia," bangga Pramono.
Pramono menyebut, Jakarta Fair tahun ini mengusung tema mendukung Indonesia maju melalui inovasi dan karya bangsa yang berkelanjutan. Dia memastikan, Jakarta Fair tetap menekankan komitmen dan peran strategis untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendorong lahirnya berbagai inovasi.
"Promosi karya anak bangsa, serta penguatan ekosistem usaha lokal yang berkelanjutan di tengah transformasi sebagai pusat perekonomian nasional dan sekaligus kota global," ungkap Pramono.
Pramono mencatat, Jakarta berkonstribusi 16,85% terhadap PDB nasional pada triwulan pertama dengan pertumbuhan ekonomi 4,95% dan inflasi 2,07%, kemudian tingkat pengangguran mengalami penurunan turun ke angka 6,18%.
Berdasarkan capaian tersebut, Pramono optimis nilai transaksi di Jakarta Fair 2025 bisa lebih dari tahun kemarin yang nilai transaksinya mencapai 7,5 triliun dan pengunjungnya 6,3 juta orang.
"Sebagai Gubernur Jakarta saya berharap mudah-mudahan tahun ini yang kita harapkan terkabulkan," harap Pramono.
Sejalan dengan itu, Pramono turut menyuarakan misinya jangka panjangnya untuk Jakarta menjadi kota global top 20 dalam 20 tahun ke depan atau di tahun 2045. Sementara pada 5 tahun ke depan, Pramono berambisi mengerek posisi Jakarta sebagai kota global di urutan 74 menjadi 50 dari total 156 kota di seluruh dunia.
"Pada 5 tahun ke depan Jakarta mudah-mudahan yang sekarang ini pada rangking 74 dari 156, akan bisa menjadi top 50 kota global dunia. Untuk itu sejalan dengan HUT ke 498 kota Jakarta, Jakarta kota global yang berbudaya yang nanti puncaknya akan diadakan di lapangan Banteng pada tanggal 22 Juni ini, saya sungguh berharap bahwa acara penyelenggaraan Jakarta Fair ini dan sekaligus hari ulang tahun Jakarta bisa berlangsung dengan baik," dia memungkasi.