Pompa Palyja terendam banjir, pasokan air bersih terganggu
Sekitar 19 daerah di Jakarta Selatan pasokan air bersih dari Palyja akan terhenti untuk sementara.
Pasokan air bersih dari PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) terganggu akibat banjir yang melanda Jakarta. Sebab, salah satu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cilandak, Jakarta Selatan milik Palyja terendam banjir.
Corporate Communications & Social Responsibilities Head Palyja, Meyritha Maryanie mengatakan gangguan serupa juga dialami di IPA Pejompongan 1 dan 2. Produksi airnya turun. Sebab, pasokan air baku dari pihak ketiga pada hari ini, Senin (13/1), berkurang.
"Dengan berhentinya operasionalisasi IPA Cilandak, maka ada beberapa wilayah yang akan mengalami suplai air berkurang dan suplai air berhenti sama sekali," kata Meyritha dalam rilis, Senin (13/1).
Dia menyebutkan wilayah yang berkurang pasokan airnya, antara lain Gandaria Selatan, Mampang Prapatan, Tegal Parang, Pela Mampang, Bangka, Pejaten Barat, dan Pancoran. Begitu pula di Cikoko, Kebon Baru, Tebet Timur, Tebet Barat, Bukit Duri, Manggarai, Selatan, Kampung Melayu, Petogogan dan Pela Mampang.
Sementara, wilayah yang terhenti suplai airnya antara lain, Jati Padang, Pasar Minggu, Tanjung Barat, Gandaria Selatan, Cilandak Barat, Cipete, Selatan, Gandaria Selatan, Gandaria Utara, Cipete Utara, Pulo, Duren Tiga, Pancoran, Duren Tiga, Kalibata, Pengadegan, Rawajati, Cikoko dan Bangka.
Baca juga:
Jakarta banjir lagi, Jokowi salahkan DPRD lambat ketuk APBD
Cegah wabah penyakit, Pemprov DKI siapkan alat kebersihan
Wali Kota Jaktim akui banjir Kampung Pulo tahun ini makin parah
Korban banjir Kampung Melayu mengungsi di kolong flyover
Dua hari bertahan di atap masjid, sepasang lansia dievakuasi