LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Polisi tak percaya Asep bunuh arsitek karena tak dipinjami Rp 100 ribu

Polisi tak percaya Asep bunuh arsitek hanya tak dipinjami Rp 100 ribu. Polisi akan bekerjasama dengan ahli kriminologi. Hal Ini bertujuan agar, mengetahui sebesar apa emosi mempengaruhi orang lakukan tindak kejahatan.

2018-01-09 16:33:58
Pembunuhan
Advertisement

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta mengatakan, adanya kejanggalan alasan-alasannya Asep Mulyadi (21) membunuh seorang arsitek di Depok, Feri Firman. Salah satunya adalah ia membunuh karena tak diberikan pinjaman uang sekitar Rp 100 hingga Rp 200 ribu oleh korban.

"Lalu soal pergumulan dari tersangka bahwa AM marah disebabkan ucapan korban saat tak memberikan uangnya. Kemudian tentang penjelasan tersangka ketika mengajak ibunya agar datang ke rumah. Nah, itu korban kan enggak ada di rumah, baru diajak, marahnya kok sampai segitu ya. Kemudian, uang yang diminta itu tidak besar Rp 100 hingga Rp 200 ribu," ujarnya di Polda Metro Jaya, Selasa (9/1).

Oleh karena itu, polisi akan bekerjasama dengan ahli kriminologi. Hal Ini bertujuan agar, mengetahui sebesar apa emosi mempengaruhi orang lakukan tindak kejahatan.

Advertisement

"Apakah seseorang punya keinginan membunuh itu harus marah sekali. Seperti akibat harga diri, masalah terancam nyawanya kemudian putus asa. Dan Putus asa ini ada jenisnya, terancam ada jenisnya dan harga diri ada jenisnya. Ini masih kami dalami. Semua akan kita dapatkan," ujarnya.

Untuk sementara ini, kata Nico, dari keterangan jiwa dan psikologi tersangka dalam keadaan sehat dan dapat memberikan keterangan penyidik.

"Sehat, ini sehingga kami akan melakukan olah TKP," pungkasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Feri Firman (50) seorang arsitek tewas dibunuh di Perumahan Poin Mas, Pancoran Mas Depok. Dia ditemukan dalam kondisi mengenaskan saat ditemukan pada Rabu (3/1) malam.

Pelaku adalah AM (20) yang diamankan di persembunyiannya di kawasan Bogor, Sabtu (6/1). Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Wowor. "Betul pelaku sudah berhasil kami amankan. Diduga kuat ini pelaku tunggal, inisialnya AM," katanya, Sabtu (6/1).

Baca juga:
Motif pembunuhan arsitek di Depok, pelaku kesal tak dipinjami Rp 200.000
Sebelum tewas, Arsitek yang dibunuh tukang pijat sempat hubungi keluarga
Tepat setahun kematian Arum, polisi klaim sudah buat sketsa wajah diduga pelaku
Auditor Malta dipecat setelah usut dugaan korupsi pejabat
Satu keluarga ditemukan tewas bersimbah darah di Banda Aceh

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.