Polisi akan mengarahkan demonstran 2 Desember salat Jumat di masjid
Polisi akan mengarahkan demonstran 2 Desember salat Jumat di masjid. Polisi akan menyekat jalan untuk diarahkan ke masjid.
Polda Metro Jaya akan mengarahkan demonstran tanggal 2 Desember yang tetap salat Jumat di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin ke masjid. Teknisnya, polisi akan memasang sekat yang mengarah ke masjid.
"Kita sekat mengarahkan massa ke masjid," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan di Jakarta, Sabtu (26/11).
Kepolisian akan menggiring massa agar tidak melaksanakan ibadah salat Jumat di jalan protokol Ibu Kota tersebut. Cara lain yang dilakukan yaitu dengan menerbitkan surat maklumat terkait penyampaian pendapat di muka umum bagi penanggung jawab maupun massa aksi.
"Kita sampaikan surat maklumat agar salat jumat di masjid," tutur polisi jenderal bintang dua itu. Mengutip Antara.
Iriawan meminta massa aksi memahami surat maklumat itu, terlebih sejumlah tokoh organisasi keagamaan telah mengeluarkan imbauan pendemo tidak melaksanakan salat Jumat di ruas jalan utama tersebut.
Mantan Kepala Divisi Hukum Mabes Polri itu menyatakan larangan salat Jumat di Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin lantaran dapat mengganggu aktivitas masyarakat lain.
Baca juga:
Budayawan nilai aksi salat Jumat di jalan niatnya bukan ibadah
DPR khawatir ada masalah baru usai Tito larang salat Jumat di jalan
MUI pastikan fatwa hukum salat Jumat di jalan terbit sebelum 2-12
MUI bentuk tim kecil kaji fatwa hukum salat Jumat di jalanan
Polemik salat Jumat di jalan sampai MUI diminta keluarkan fatwa