LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

PNS ini sebut gaya kepemimpinan Ahok karena tuntutan warga

Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Edy Junaedi ngaku tak punya masalah dengan gaya kerja Ahok.

2016-05-03 16:58:05
Ahok
Advertisement

Cara kerja dan gaya kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikenal cepat, taktis dan suka meledak-ledak. Tak sedikit pihak yang mengkritik. Bahkan, banyak juga bawahannya yang mengeluh dan tidak sanggup mengikuti cara Ahok dalam membenahi Jakarta.

Ahok menuntut PNS bekerja seperti dirinya. Bagi yang tidak bisa mengikuti akan dipecat atau mundur dengan sendirinya.

Sebut saja, eks Kepala Dinas Tata Air, Tri Djoko Sri Margianto, eks Kepala Dinas Perindustrian dan Energi M Haris Pindratno pada tahun 2015, dan terbaru eks Wali kota Jakarta Utara, Rustam Effendi. Mereka adalah nama-nama yang memilih mundur karena tidak sepaham dan tidak cocok dengan sistem kerja Ahok.

Fakta ini pun dibenarkan oleh anak buah Ahok yang menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP), Edy Junaedi. Ia menilai cara kerja Ahok menyesuaikan dengan budaya dan karakter warga DKI yang cenderung menuntut perubahan yang cepat.

"Warga Jakarta kan punya karakter ingin menuntut perubahan yang cepat. Beda dengan daerah lain," kata Edy saat ditemui di ruangannya, Selasa (3/5).

Saat ditanya, apakah pejabat dan PNS yang memilih mundur karena kerasnya watak dan pembawaan Ahok, Edy mengatakan bisa saja hal itu ada hubungannya. Secara pribadi, dia mengaku tak masalah karena setiap pemimpin punya perbedaan budaya kerja saja.

"Bisa jadi, ini soal budaya kerja saja, yang biasanya lebih santai sekarang cepet sekali," tegasnya.

Sebelumnya, Edy mengaku cocok dengan sistem dan cara kerja Ahok. Baginya, dengan ritme kerja yang cepat, malah menjadi tantangan tersendiri dan memacu adrenalinnya untuk lebih giat kerja.

"Beliau kan very-very high speed. Saya cocok aja ya, adrenalin saya malah terpacu. Beliau enggak tutup sama inovasi, ide di PTSP banyak dari beliau," ujar Edy.

Baca juga:
Yusril: Ahok jangan cuma suruh Lurah dan Camat menggusur saja dong
Di mata anak buah, cara kerja Ahok very-very high speed
Ahok dan Menteri Susi akan cek ada tidaknya pelanggaran reklamasi
Di depan KPK, Aliansi Masyarakat Jakarta Utara teriak Ahok rampok
Tolak penggusuran, warga geruduk balai kota teriak 'turunkan Ahok'
Pernah bertemu pengurus masjid, pengusiran Sekda dipertanyakan Ahok
Ahok bela Saefullah yang dituding bawa Rp 1 miliar untuk warga

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.