Pilgub DKI, Ahok sebut isu SARA di politik bukan hal yang baru
"Saya sejak berpolitik sudah menghadapi isu SARA. Masyarakat kita enggak bodoh kok, lihat hasil kerja," ujarnya
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku tak kaget dengan isu SARA yang kerap dilemparkan padanya di dunia politk. Menurut Ahok, dirinya sudah terbiasa diserang dengan isu SARA itu sejak berkecimpung di dunia politik.
"Saya sejak berpolitik sudah menghadapi isu SARA. Masyarakat kita enggak bodoh kok, masyarakat kita lihat hasil kerja. Karakter teruji," ungkap Ahok di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/8).
Sementara itu terkait gugatan dirinya ke Mahkamah Konstitusi tentang cuti untuk kampanye Pilgub, Ahok tetap ngotot tak mau ambil cuti. Sebab, tegas dia, cuti kampanye itu merupakan sebuah pilihan.
"Cuti kan pilihan. Saya kan di kontrak kerja 60 bulan. Kalau kamu cuti, saya hilang 4 bulan, kalau kamu tidak mau cuti tidak boleh kampanye, saya pilih tidak kampanye kan boleh. Tapi untuk tahu boleh apa tidaknya saya harus ke MK," jelas Ahok.
Alasan itulah yang membuat dirinya memilih mengajukan gugatan ke MK. Dengan harapan, kata Ahok, aturan tentang Pilkada tidak diubah-ubah oleh DPR.
"Kalau saya sudah bawa ke MK, selamanya UU tidak bisa dibuat melawan keputusan MK. Jadi tujuan saya ikut ke MK supaya DPR tidak kepenuhan peraturan main diubah-ubah saja," tutupnya.
Baca juga:
Ahok diminta ikuti aturan cuti selama kampanye Pilgub DKI
Ingin Jakarta mirip London, Ahok minta swasta sumbang bus tingkat
Gengsi jadi wagub, Ahok tolak dipasangkan dengan Risma
Kaus 'Gerakan 3 Juta KTP Tolak Ahok' laku keras di Car Free Day
Bela Ahok, Nusron sebut idealnya cuti hanya saat kampanye saja
Nusron Wahid: Pembenci Ahok adalah warga yang pemahamannya salah