Penjelasan PPP Jaksel kantornya penuh sembako di masa tenang
Penjelasan PPP Jaksel kantornya penuh sembako di masa tenang. Ketua DPC PPP Jakarta Selatan, Syaiful R Dasuki mengakui adanya sembako di kantor DPC miliknya. Namun dia menegaskan, sembako itu bukan untuk dibagikan ke warga di masa tenang.
Politikus PPP Abraham Lunggana alias Haji Lulung memposting bungkusan berisi sembako yang ada di kantor PPP Jagakarsa Jakarta Selatan. Sembako itu dinilai dibagikan oleh pendukung Ahok-Djarot di masa tenang untuk warga, agar memilih pasangan nomor urut dua itu.
Ketua DPC PPP Jakarta Selatan, Syaiful R Dasuki mengakui adanya sembako di kantor DPC miliknya. Namun dia menegaskan, sembako itu bukan untuk dibagikan ke warga di masa tenang.
"Tidak ada pembagian sembako dan itu memang stok untuk konsolidasi kami," ujar Syaiful dikutip dari Antara, Senin (17/4).
Dia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah sibuk melakukan istigasah dan Isra Mi'raj. Tidak ada agenda pembagian sembako kepada warga.
"Sejak beberapa pekan yang lalu, kami melakukan istighatsah untuk persatuan Jakarta sekaligus peringatan Isra Mi'raj dan konsolidasi ranting yang sudah berjalan di 25 kelurahan wilayah Jakarta Selatan," kata Syaiful.
Menurut dia, hal itu sebagai agenda lanjutan setelah dilakukannya Musyawarah Cabang dan Musyawarah Anak Cabang di Jakarta Selatan, serta merupakan bagian dari agenda internal PPP secara nasional.
Dia menjelaskan, DPC PPP Jaksel dalam setiap acara juga melakukan pembagian 'berkat' berupa bahan sembako yang umum dilakukan oleh masyarakat Betawi muslim yang menjadi konstituen utama PPP di Jakarta Selatan.
Menurut dia, pihaknya akan melanjutkan agenda tersebut setelah Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua usai dilaksanakan dan menghormati masa tenang sebelum pemungutan suara pada Rabu (19/4).
"Kami akan melanjutkan agenda pasca pilkada dan menghormati minggu tenang. Oleh karena itu, kami simpan terlebih dulu di kantor kami untuk persiapan pelaksanaan selanjutnya pasca pilkada 19 April 2017," katanya.
Baca juga:
Sandiaga Uno: Kita gak kaya 'toko sebelah' bagi-bagi sembako
Tim Ahok-Djarot beberkan dugaan pelanggaran kampanye Anies-Sandi
Kubu Ahok-Djarot bantah bagi-bagi sembako
PDIP prihatin survei LSI Denny JA dijadikan klaim kemenangan
Beri dana kampanye Rp 16 M, Sandi sebut uang halal keringat sendiri
Bantah tudingan tim Anies-Sandi, Ahok mengaku tak suka bagi sembako
Tampak mesra di Monas, apa yang dibicarakan Ahok dan Sandiaga?