Penggusuran Kalijodo, Ahok klaim tak ada barter uang dengan Podomoro
"Kemarin di KPK nggak ada (pertanyaan itu). Nggak ada singgung Kalijodo," kata Ahok.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama membantah adanya informasi yang menyebutkan dana penertiban Kalijodo, Jakarta Utara, berasal dari PT. Agung Podomoro Land (Tbk). Bahkan dia memastikan tidak ada pertukaran apapun dalam proses penertiban bangunan tersebut.
"Mana ada barter Kalijodo sih. Makanya itu aku berita juga bingung," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/5)
Bahkan, mantan Bupati Belitung Timur, ini memastikan saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dirinya, tidak ada pertanyaan terkait permintaan uang dari Pemprov DKI Jakarta ke salah satu pengembang reklamasi pulau di Teluk Jakarta.
"Kemarin di KPK nggak ada (pertanyaan itu). Nggak ada singgung Kalijodo," jelas mantan politisi Gerindra ini.
Sebelumnya, beredar kabar saat diperiksa KPK Ahok sempat dicecer pertanyaan soal dugaan permintaan Pemerintah Provinsi DKI kepada PT. Agung Podomoro Land syarat 15 persen bagi pengembang untuk reklamasi teluk Jakarta dikurangi. Disebut-sebut ada guyuran fulus dari pihak Podomoro saat penggusuran kawasan Kalijodo agar proyek reklamasi teluk Jakarta berjalan mulus.
Baca juga:
Ahok ngaku dicecar KPK soal asal muasal kewajiban 15% pengembang
KPK kembali periksa anak Aguan untuk kasus suap perda reklamasi
Diperiksa KPK, Ahok bersaksi untuk 3 tersangka suap Podomoro
Keluar KPK, Ahok tegaskan izin reklamasi keluar sejak zaman Foke
KPK geledah rumah Sanusi karena nyanyian tersangka suap reklamasi
Ahok kembali diperiksa KPK terkait kasus reklamasi
Ahok siap blak-blakan di KPK agar Sanusi & bos APL cepat disidang