LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Pemprov DKI Ungkap Strategi Jakarta Bisa Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia

"Diikuti oleh kendaraan ramah lingkungan, angkutan umum selanjutnya kendaraan pribadi. Selain itu juga fokus pada integrasi angkutan umum melalui program JakLingko," kata Syafrin

2021-01-20 14:16:55
Kemacetan Jakarta
Advertisement

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan sejumlah alasan Jakarta dapat keluar dari 10 besar kota termacet di dunia. Salah satunya adanya penanganan permasalahan transportasi yakni dengan memprioritaskan untuk para pejalan kaki.

"Diikuti oleh kendaraan ramah lingkungan, angkutan umum selanjutnya kendaraan pribadi. Selain itu juga fokus pada integrasi angkutan umum melalui program JakLingko," kata Syafrin saat dihubungi, Rabu (20/1).

Pemprov DKI juga fokus dalam penataan kawasan stasiun hingga adanya kolaborasi dengan masyarakat. Selain itu, peningkatan itu juga terjadi imbas pengaturan waktu kerja masyarakat saat pelaksanaan PSBB.

Advertisement

"Di sisi hilir ada pembatasan waktu operasional angkutan, pembatasan kapasitas angkutan, kebijakan berjalan seiring sekalian sehingga efektif," jelasnya.

Sebelumnya, DKI Jakarta saat ini telah keluar dari 10 negara dengan kota termacet di dunia. Hal tersebut berdasarkan unggahan Pemprov DKI Jakarta dalam akun instagram @dkijakarta pada Minggu (17/1/2021).

Data yang diunggah Pemprov DKI berdasarkan hasil dari lembaga TomTom Traffic Index.

Advertisement

"Menurut TomTom Traffic Index terbaru, Jakarta keluar dari 10 besar kota termacet di dunia. Kini, Jakarta berada di posisi ke 31 dari total 416 kota lain, yang berarti kemacetan semakin berkurang," bunyi unggahan tersebut.

Pemprov DKI juga menjelaskan hasil penilaian tingkat kemacetan tahun 2020 yang kini berada di angka rata-rata 36 persen.

Bahkan hasil tesebut berkurang bilang dibandingkan tahun 2019 kemacetan di Ibu Kota mencapai 53 persen dan berada di peringkat 10 kota termacet.

"Sejak tahun 2017 peringkat Jakarta terus membaik hingga tahun ini keluar dari 10 besar," jelasnya.

Reporter: Ika Defianti

Baca juga:
Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet di Dunia
Pemandangan Macet di Jakarta Kembali Terlihat
Jakarta PSBB Transisi, Kadishub Sebut Terjadi Peningkatan Lalu Lintas 13 Persen
Lalu Lintas Tol Bandara Soekarno-Hatta Mengular di Tengah Kepulangan RIzieq
Suasana Tol Bandara Soekarno-Hatta Dipenuhi Simpatisan Rizieq Shihab

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.