LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Pemprov DKI belum tunjuk kontraktor urus proyek LRT

Pemprov beralasan hingga saat ini proses tender masih berlangsung.

2015-09-09 14:54:26
LRT
Advertisement

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih belum menentukan kontraktor yang akan mengerjakan proyek pembangunan light rail transit (LRT). Hingga saat ini proses tender masih berlangsung.

Penanggung jawab proyek LRT Pemprov DKI Jakarta, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Abdul Hadi mengatakan, penentuan kontraktor LRT yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta berbeda dengan yang dikerjakan Kementerian Perhubungan. Proyek LRT Kemenhub dikerjakan oleh PT. Adhi Karya.

"Kalau Adhi Karya kan kontraktornya ditunjuk," kata Abdul Hadi di Balai Kota, Rabu (9/9).

Abdul menjelaskan, walau belum memiliki kontraktor, dirinya memastikan bahwa proyek LRT Pemprov DKI Jakarta akan segera dikerjakan secepatnya. Ia menambahkan, Ahok sendiri telah meminta Presiden Joko Widodo untuk melakukan proses pencanangan.

"Nanti pak presiden yang akan melakukan pencanangan. Ini kita lagi menyesuaikan dengan jadwal beliau," ujarnya.

Seperti diketahui, PT Adhi Karya (Persero) Tbk resmi mulai membangun kereta api ringan atau light rail transit (LRT), yang ditandai dengan pemancangan tiang pancang (groundbreaking) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (9/9) pukul 09.00 WIB.

Tahap pertama proyek itu meliputi rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 24,2 kilometer. Sementara, tahap selanjutnya meliputi Bekasi Timur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 17,9 kilometer.

Sementara layanan LRT yang akan dibangun oleh Pemprov DKI direncanakan melayani tujuh rute, yakni rute Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 Km); Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km); Joglo-Tanah Abang (11 km); Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km); Pesing-Kelapa Gading (20,7 km); Pesing-Bandara Soekarno Hatta (18,5 Km); dan Cempaka Putih-Ancol (10 km).

Rute-rute ini berbeda dengan rute LRT yang dibangun Kementerian Perhubungan yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo tadi pagi.

LRT Kemenhub tersebut akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup tiga trase, yaitu Cibubur-Cawang sepanjang 13,7 kilometer, Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer (Tahap I A), dan Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,9 kilometer (Tahap I B).

Untuk tahap kedua, panjang total lintasan LRT mencapai 41,5 kilometer. Tahap kedua itu meliputi lintas layanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, Palmerah-Grogol.

Baca juga:
Ahok yakin proyek LRT takkan mangkrak seperti Monorel
Presiden Jokowi jamin LRT tak akan mangkrak
Ahok tak ingin peletakan batu pertama LRT jadi batu nisan
Usai LRT, Jokowi pastikan resmikan proyek kereta Sulawesi dan Papua
Korsel bantu Pemkot Bandung bangun LRT Koridor II
Serba sembilan di peresmian proyek LRT Cibubur-Jakarta
Saat peresmian, Presiden Jokowi sindir SBY buat proyek LRT mangkrak

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.