Pemprov DKI akan Bangun Halte Hall of Presiden dan Kembang Goyang
Halte yang rencananya dibangun bulan depan ini, nantinya akan menampilkan sosok Presiden Indonesia mulai dari Soekarno sampai Joko Widodo atau Jokowi. Halte tersebut akan dilengkapi pula 3D motif batik warna emas disekelilingnya.
Dinas Bina Marga DKI Jakarta berencana membangun sejumlah halte dengan konsep modern dan unik. Salah satunya yakni Halte Hall of Fame Presiden yang akan dibangun di Jalan Medan Merdeka Utara tepat seberang gedung Mahkamah Agung.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho menyatakan dengan tema tersebut masyarakat ataupun wisatawan dapat mengetahui regenerasi pemimpin Indonesia.
"Jadi nanti selain itu bus berhenti, ini menjadi destinasi wisata. Orang bisa lihat," kata Hari Hari di Taman Sepeda Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (27/8).
Halte yang rencananya dibangun bulan depan ini, nantinya akan menampilkan sosok Presiden Indonesia mulai dari Soekarno sampai Joko Widodo atau Jokowi. Halte tersebut akan dilengkapi pula 3D motif batik warna emas disekelilingnya.
Selain halte di Jalan Merdeka Utara, Hari menyatakan pihaknya akan membangun Halte Kembang Goyang di Pasar Rebo, Halte Asean di Jakarta Selatan dan Halte Museum Satria Mandala di Jakarta Selatan.
Untuk Halte Asean akan dibangun menyerupai lambang Asean, yaitu 10 rumpun padi. Sedangkan untuk Halte Kembang Goyang, atapnya akan dibuat mirip makanan tradisional khas Betawi.
"Targetnya selesai akhir 2019. Bervariasi (anggarannya)," jelasnya.
Sementara itu, rencananya Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta akan merevitalisasi 31 trotoar yang berintegrasi dengan moda transportasi umum. Seperti halnya stasiun MRT, LRT, KRL hingga halte Transjakarta.
Dia menjelaskan pelebaran trotoar itu bertujuan agar pejalan kaki dapat terasa nyaman ketika menuju atau dari stasiun serta halte. Revitalisasi trotoar untuk menuju lokasi transportasi juga dilakukan di 8 stasiun MRT Jakarta.
"Supaya pejalan kaki aksesibilitasnya lebih cepat dan nyaman menuju stasiun, yakni Stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Blok A, Blok M, ASEAN, Benhil sampai Setiabudi," ucap Hari.
Reporter: Ika Defianti
Baca juga:
Arief Poyuono Usulkan Komjen Iriawan atau Tatang Zaenudin Jadi Wagub DKI
Ibu Kota Pindah, Mau Diapakan Gedung-Gedung Pemerintahan di Jakarta?
Selain Trotoar, Pemprov DKI Jakarta Revitalisasi 15 JPO dengan Desain Modern
Revitalisasi Trotoar, Pemprov Masih Cari Lokasi buat Akomodir PKL
Anies Akan Sulap Gedung Bekas Pemerintah Pusat Jadi Taman