Pembangunan Masjid Raya Jakarta ditargetkan rampung akhir Maret 2017
Proses pembangunan Masjid Raya Jakarta berlokasi Jalan Daan Mogot KM 14, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, sudah mencapai 90 persen. Ditargetkan bangunan ini bakal selesai sesuai target atau akhir bulan Maret dan segera diresmikan.
Proses pembangunan Masjid Raya Jakarta berlokasi Jalan Daan Mogot KM 14, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, sudah mencapai 90 persen. Ditargetkan bangunan ini bakal selesai sesuai target atau akhir bulan Maret dan segera diresmikan.
"Bulan depan selesai 100 persen akhir Maret," kata Pelaksana pembangunan Masjid Raya Jakarta, Sofian Kadri kepada merdeka.com, Jumat (24/5).
Masjid Raya Jakarta ini akan menjadi masjid terbesar kedua setelah masjid Istiqlal. Masjid Raya Jakarta dibuat dengan bentuk arsitektur bangunan Betawi. Sofian menambahkan, sisi bangunan menggunakan adat Betawi ditunjukkan dalam lima tiang pilar setinggi lebih kurang 50 meter, ornamen batu alam, marmer dan tampilan depan.
"Yang unik di sini adalah nilai klasik adat Betawi. Kubahnya berbentuk limas menyerupai piramida. Yang gede satu yang empat sama," imbuhnya.
Masjid Raya ini diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta. Sebab, arsitekturnya mengutamakan gaya adat Betawi. "Masjid untuk masyarakat Betawi, kita lebih mengeksiskan kebhinekaan di dalam satu Ketuhanan Yang Maha Esa," ungkapnya.
Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dijadwalkan akan meresmikan Masjid Raya Jakarta di Jalan Daan Mogot KM 14, Duri Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat, pada Maret mendatang. Masjid ini akan diresmikan langsung Presiden Joko Widodo.
Baca juga:
Jokowi bakal resmikan Masjid Raya Jakarta bulan depan
Banyak warga Duri Kosambi tak tahu bakal ada Masjid Raya Jakarta
Masjid kebanggaan Betawi di KM 14,5 Daan Mogot
Jokowi anggarkan Rp 291 M untuk Masjid Raya Jakarta
Aksi pecinta alam gotong-royong bersihkan Masjid Istiqlal
Alasan Istiqlal dibangun di depan Gereja Katedral
Unjuk diri Soekarno kepada dunia lewat Masjid Istiqlal