Pedagang nugget di Pasar Klender disidak
Jika dalam sampel bahan tersebut ada mengandung zat berbahaya akan dilakukan penyitaan.
Suku Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Jakarta Timur bersama Tim jejaring keamanan pangan kota administrasi Jakarta Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Perumnas Klender Jakarta Timur, Senin (23/5). Sidak ini mengecek bahan perikanan, peternakan, dan pertanian.
"Hari ini kita ambil lima pasar di Jakarta Timur. Lima Pasar itu masing-masing kalau produk perikanan 20 sampel, peternakan 20 sampel, pertanian 24 sampel. Jadi ada 64 sampel per pasar," kata Kepala Seksi Perikanan Suku Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Jakarta Timur, Mahad, Senin (23/5).
Pantauan merdeka.com, petugas menyusuri lapak pedagang untuk mengambil sampel mulai dari daging-dagingan, olahan bakso, sosis, nugget, dan lain sebagainya.
Jika dalam sampel bahan tersebut ada mengandung zat berbahaya akan dilakukan penyitaan, dan pedagang diminta membuat Berita Acara Perkara (BAP) yang bertujuan mencari penelusuran siapa, dari mana asal bahan tersebut didapatkan pedagang, serta menempelkan stiker.
"Kalau memang positif berdasarkan hasil uji, kita amankan dulu. Lalu kita sita, selanjutnya BAP tujuannya untuk mencari penelusuran tentang dari mana asal bahan, siapa, karena belum tentu yang penjualnya itu melakukan. Tapi bisa saja ada indikasi yang berjualan yang memang memperlakukan produk itu mengandung zat bahaya," kata dia.
"Jika dari sampel positif ada kandungan zat berbahaya, kita juga akan pasang stiker, kita tempelkan nanti bahwa kios ini sudah dilakukan pengujian positif formalin, pewarna, dan lain-lain. Nanti kalau memang sudah bersih stiker itu kita copot. Stiker itu mempengaruhi pembeli," tutupnya.
Baca juga:
Sidak pasar di Jaktim, ada tahu berformalin dan sayuran berpestisida
Sejumlah pasar di Jakarta Selatan jual ikan dan tahu berformalin
Sudin KPKP sidak 4 pasar di Jakarta Selatan
Sidak Pasar Balimester, petugas temukan ikan tuna & tahu berformalin
Jelang Natal, BPOM sita ribuan produk makanan tak layak edar
Waspada, ditemukan 40 kg daging busuk beredar di Giant