Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sidak pasar di Jaktim, ada tahu berformalin dan sayuran berpestisida

Sidak pasar di Jaktim, ada tahu berformalin dan sayuran berpestisida Tahu berformalin di Pasar Klender. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan Inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Perumnas Klender Jakarta Timur, Minggu (23/5). Sidak ini untuk mencari kemungkinan zat berbahaya yang terkandung dalam perikanan, peternakan, dan pertanian.

"Dari sampel yang kita ambil di pasar ini, Alhamdulillah hari ini tidak ada. Ternak ayam negatif, sayur negatif, ikan negatif," kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Junaedi, di Lokasi, Senin (23/5).

Menurut dia, sebenarnya masih ada beberapa jenis sayur mayur yang terindikasi melekat pestisida. Dia menyarankan pedagang sayur mayur seperti tomat, kol, dan lain sebagainya sebaiknya harus dibersihkan dulu sebelum dijual.

"Para petani itu sebelum dia jual dan panen, dia (petani) semprotkan dengan pestisida. Makanya masih ada indikasi beberapa sayur yang memang melekat pestisidanya. Oleh karena itu kepada pedagang sebelum dijual sebaiknya sayur mayur itu apakah itu kol, tomat, dan-lain sebaiknya dibersihkan dulu baru dijual. Begitu juga konsumsi dengan masyarakat seharusnya dicuci dengan air panas sehingga pestisida yang tadi masih ada bisa bersih," ucap dia.

Selain itu, sidak yang juga dilakukan di Pasar Pondok Bambu menemukan tahu berformalin.

"Kita imbau pada pengusaha tahu dan pedagang betul-betul memilih makanan yang akan diproduksi. Ini memang sangat berbahaya. Memang kita lihat perkembangan dari Maret sampai hari ini, sudah signifikan temuan kita sudah banyak menurun. Itu artinya Kegiatan yang kita lakukan membawa indikasi kepada pedagang untuk sama-sama menyajikan makanan yang sehat untuk masyarakat," tutupnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP