Oktober, sistem tilang elektronik diujicoba di jalur Sudirman-MH Thamrin
Penerapan sistem ini diharapkan membuat pengendara lebih tertib berlalu lintas dan mengurai kemacetan.
Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sepertinya tak akan menunda kembali penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Awal Oktober, sistem tilang eletronik ini sudah mulai diterapkan di ruas jalan protokol Ibu Kota.
"Rencana memang kita kemarin, tanggal 22 September kita launching, tapi karena ada beberapa kegiatan Asian Games dan sebagainya. Jadi kita undur lagi, kemungkinan besar paling lambat, Oktober harus bisa laksanakan ini," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Jakarta, Jumat (14/9).
"Kita Oktober uji coba sambil sosialisasi. Satu bulan kemudian penerapan penegakan," sambungnya.
Penerapan sistem ini diharapkan membuat pengendara lebih tertib berlalu lintas dan mengurai kemacetan. Tahap awal, sistem diterapkan di ruas Jl Sudirman-MH Thamrin.
"Seperti waktu kita melaksanakan ganjil-genap. Kan Sudirman-Thamrin dulu. Protokol dulu. Ini terpantau oleh semua kalangan, semua lapisan masyarakat. Dan ini jalan ini, melalui jalan ini dari kota maupun luar kota melalui jalan ini," jelas Yusuf.
Baca juga:
Perluasan sistem ganjil genap diperpanjang hingga 13 Oktober 2018
Ganjil-Genap di Jalan Metro Pondok Indah dihapus
Kakorlantas ingatkan lalin GBK ditutup hingga penutupan Asian Games selesai
Ini rute pengalihan arus lalu lintas saat penutupan Asian Games di GBK
Lalu lintas sekitar GBK akan dialihkan selama penutupan Asian Games
Hari ini, Dishub DKI sosialisasi perpanjangan ganjil genap usai Asian Games
Sepeda motor diusulkan terapkan sistem ganjil genap