LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ogah tiru Ahok, Plt Gubernur DKI pilih salurkan bantuan pakai sistem

Ogah tiru Ahok, Plt Gubernur DKI pilih salurkan bantuan pakai sistem. Baru beberapa minggu menjabat, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono sudah mendapatkan banyak pengaduan dari warga. Pria yang akrab disapa Soni mengaku akan mulai membatasi diri ketika menerima aduan warga.

2016-11-15 11:10:54
Plt Gubernur DKI
Advertisement

Baru beberapa minggu menjabat, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono sudah mendapatkan banyak pengaduan dari warga. Pria yang akrab disapa Soni mengaku akan mulai membatasi diri ketika menerima aduan warga.

Sumarsono menyatakan tidak akan mengikuti jejak Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mau secara pribadi membantu warga yang punya masalah ekonomi.

Sumarsono menjelaskan dia adalah birokrat, bukan politisi yang harus cari muka kepada warga.

"Kalau saya ini kan birokrat sedangkan Pak Ahok adalah politisi, jadi kan beda treatment-nya ke masyarakat. Kalau saya profesional saja, ngasih bantuan sesuai dengan koridor sebagai pemerintah daerah," kata Sumarsono di Balai Kota, Selasa (15/11).

Ketika Ahok masih aktif menjabat sebagai Gubernur DKI, banyak warga yang datang mengadu meminta bantuan masalah keuangan mulai dari bayar kos, bayar SPP, pengobatan, bahkan tiket untuk pulang kampung. Dan biasanya Ahok memberikan bantuan dari dana operasional.

Sumarsono menjelaskan jika memang ada warga yang perlu dibantu financialnya harus dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Saya lebih suka kalau bantuan itu dilakukan dalam sistem SKPD tidak langsung diberikan oleh saya. Jika segala permasalahan bisa diselesaikan oleh SKPD, maka warga tidak perlu jauh-jauh datang langsung ke Balai Kota untuk curhat," tuturnya.

Sumarsono menyatakan Pemprov DKI bukan tidak mau menangani semua keluhan warganya, kalau ada yang perlu diberikan bantuan maka akan dilakukan sesuai sistem. Misalnya jika ada warga yang rumahnya terancam roboh, maka bantuan akan diberikan secara selektif. Cara ini dinilai akan lebih mendidik masyarakat yang meminta bantuan.

Baca juga:
Pengaduan warga DKI, dari PNS politik sampai mau bunuh diri
Pemprov DKI bentuk tim Saber Pungli yang bergerak secara rahasia
Cuaca ekstrem di DKI, Sumarsono cek pohon rawan tumbang & genangan
Terima aduan warga ingin bunuh diri, Sumarsono jadi ustaz dadakan
Plt Gubernur perintahkan Dishub DKI berantas parkir liar

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.