LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ogah patuhi aturan, angkot nakal bakal dibuat bangkrut oleh Ahok

Ahok memberi kesempatan kepada pengusaha angkutan untuk berpindah ke Transjakarta.

2016-05-26 10:56:21
Supir angkot demo
Advertisement

Puluhan angkot M 44 (Karet Kuningan-Jatinegara) menolak ditertibkan oleh Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan. Akibatnya para sopir angkot memblokade Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet tepatnya di bawah flyover Stasiun Tebet kemarin.

Para sopir mikrolet ini melakukan aksi blokir jalan karena menolak ditertibkan. Sedangkan pihak Dishub DKI menyebut operasi dilakukan agar angkot M44 ini tidak lagi ngetem dan mengakibatkan kemacetan di Jalan tersebut. Bahkan pihak Dishub berencana menderek angkot yang berhenti menunggu penumpang.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja (Ahok) Purnama mengatakan akan memikirkan sanksi yang akan diberikan kepada para sopir mikrolet yang kedapatan ngetem dan membuat macet. Langkah ini dilakukan, sambil menunggu solusi pembuatan lokasi parkir bagi angkutan yang menunggu penumpang. Jika tetap membancel, Ahok berniat membuat mereka bangkrut.

"Nanti bertahap saja, kita sudah tilang, sudah tahan, sudah banyak banget. Nah kita lagi pikirkan gimana cara parkirnya itu yang diatur," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Kamis (26/5).

Ahok mengakui masalah ini adalah persoalan klasik angkutan umum yang belum tergabung dengan PT Transjakarta. Menurutnya, jika pihak mikrolet mau bergabung, maka para sopir tidak perlu ngetem atau kejar setoran karena sudah dibayar dengan APBD.

"Memang masalahnya mikrolet-mikrolet itu, kalau dia tidak mau berubah jadi bus sedang, dibayar rupiah per km. Dia pasti akan ngetem, karena nunggu penumpang," tegasnya.

Ditambahkannya, Ahok juga memperingatkan pengusaha mikrolet bahwa sanksi pencabutan izin tetap berlaku jika masih banyak sopir yang ngetem sembarangan. Bahkan sampai tidak bisa menjalankan usahanya lagi.

"Masih, masih. Kalau dia enggak mau pindah ke kami bus sedang, mikrolet mati enggak nih? Mati juga," klaim Ahok.

Baca juga:
Dishub DKI derek Mikrolet karena bandel dan ogah patuhi aturan
Penuhi tuntutan sopir Mikrolet, Dishub pasang garis khusus angkot
Mikrolet 44 blokade jalan karena kesal mobil rekan diderek Dishub
Dishub sebut tertibkan M44 sering ngetem sembarangan
Tak mau ditertibkan, sopir angkot M 44 blokir jalur Transjakarta

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.