Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dishub DKI derek Mikrolet karena bandel dan ogah patuhi aturan

Dishub DKI derek Mikrolet karena bandel dan ogah patuhi aturan Sopir Mikrolet blokade jalan. ©2016 Merdeka.com/Adriana Megawati

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan upaya untuk menertibkan angkutan umum yang berhenti atau ngetem sembarangan. Namun, tindakan tegas yang dilakukan pemerintah justru mendapatkan perlawanan dari para sopier Mikrolet M44 jurusan Kampung Melayu-Karet.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, sebelum melakukan penertiban, pemerintah sudah berupaya menggelar sosialisasi bahkan toleransi. Sayangnya, upaya Pemprov tersebut tidak ditanggapi para sopir angkot dan mereka tetap saja berhenti dan ngetem sembarangan.

"Kita sudah beri toleransi hanya 10 unit mikrolet yang boleh menunggu penumpang yang turun di Stasiun Tebet, tapi kenyataannya bisa lebih sampai 20 unit. Mereka minta toleransi ya enggak bisa lah," katanya saat dihubungi, Jakarta, Kamis (26/5).

Dia mengungkapkan, petugas Dinas Perhubungan sudah sering kali memberikan peringatan namun tidak diindahkan. Untuk memberikan efek jera akhirnya pihaknya menderek 10 unit mikrolet. Karena masyarakat sudah menganggap mereka masalah, dan keluhan tersebut telah diterima.

"Terkadang mereka ngetem itu di depan toko jadi ini yang sering dikeluhkan, nutup pintu yang lain. Padahal kami sudah bikin batas yang jelas," tegasnya.

Andri menambahkan, pihaknya dan sopir mikrolet M44 sudah membuat surat pernyataan untuk tidak melewati batas yang sudah ditentukan oleh Dishubtrans DKI Jakata. "Sudah beres semua, surat pernyataan harus dibatas yang ada itu saja," tutupnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP