Ledakan di Duren Sawit, polisi cek CCTV lampu lalu lintas
"CCTV ada di dalam, tapi tidak membantu," kata Kasat Reskrim Polresta Jakarta Timur, Kompol Nasriadi.
Kasus pelemparan granat terjadi di gedung Multi Piranti Graha sekira pukul 03.30 WIB tadi. Namun, polisi tidak menemukan CCTV untuk melacak pelaku pelemparan gedung yang berada di Jalan Raden Inten, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur itu.
"CCTV ada di dalam, tapi tidak membantu," kata Kasat Reskrim Polresta Jakarta Timur, Kompol Nasriadi di Jalan Raden Inten, Jakarta Timur, Senin (16/11).
Sebab itu, masih kata Nasriadi, polisi memeriksa CCTV yang berada di lampu merah perempatan Jalan Kolonel Sugiyono yang berjarak sekitar 100 meter. Selain itu, polisi juga memeriksa CCTV yang berada di perempatan Jalan Raden Inten 2.
"Kami juga periksa CCTV di lampu merah radius 100 meter dari lokasi kejadian," terangnya.
Seperti diketahui, polisi kesulitan melacak pelaku yang melemparkan granat jenis manggis ke lokasi. Warga mengaku, suara ledakan granat bahkan terdengar hingga pemukiman warga di belakang gedung yang berjarak sekira 200 meter. Atas insiden tersebut, satu orang petugas keamanan turut menjadi korban hingga dilarikan ke RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Baca juga:
Ledakan di Duren Sawit, Polda Metro telusuri penjual granat
Polda Metro janji kerahkan kekuatan penuh cari pelempar granat
Polisi pastikan ledakan di Duren Sawit berasal dari granat manggis
Polisi sebut pelempar granat di Duren Sawit profesional
Suara ledakan di Multipiranti Graha terdengar sampai jarak 200 meter