Ledakan di Duren Sawit, Polda Metro telusuri penjual granat
Merdeka.com - Peredaran bahan peledak telah menimbulkan keresahan di masyarakat, ditambah lagi dengan kasus peledakan granat di di Gedung Multi Piranti Graha. Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Polda Metro bakal menelusuri sindikat penjualan granat.
"Dipastikan ini granat yaitu jenis manggis yang bulat dan itu hanya beberapa, sumbernya harus diurut, jadi dia sumbernya terbatas tidak dijual bebas, itu nanti akan dikembangkan," ungkap Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Khrisna Murti di lokasi kejadian, Jalan Raden Inten, Jakarta Timur, Senin (16/11).
Meski demikian, Khrisna menyebut insiden pelemparan granat di gedung perkantoran itu sebagai tindak kriminalitas biasa. Akan tetapi, bahan yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut tergolong luar biasa.
"Dugaan awal kami ini kriminalitas biasa, tapi menggunakan sarana atau alat yang luar biasa yaitu granat," kata Khrisna.
Seperti diketahui, ledakan itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Ledakan juga membuat kaca di gedung perkantoran tersebut rusak parah. Tak cuma itu, plafon runtuh dan lampu yang berada di sekitar gedung tersebut juga pecah.
Ledakan tersebut juga melukai seorang petugas keamanan Supriyatna Maulana (30). Korban terkena serpihan kaca dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Barat. Maulana mengalami luka cukup serius hingga harus menjalani operasi.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya