KPK sambut positif pembentukan Komite Pemberantasan Korupsi DKI Jakarta
KPK sambut positif pembentukan Komite Pemberantasan Korupsi DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta membentuk Komite Pemberantasan Korupsi yang merupakan bagian dari TGUPP yang dibentuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Komite ini diketuai mantan komisioner KPK, Bambang Widjojanto.
Pemprov DKI Jakarta membentuk Komite Pemberantasan Korupsi yang merupakan bagian dari TGUPP yang dibentuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Komite ini diketuai mantan komisioner KPK, Bambang Widjojanto.
Pembentukan komite ini disambut positif KPK, sebagaimana disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (3/1) malam.
"Ketika ada sebuah daerah yang punya inisiatif untuk melakukan sebuah pencegahan tindak pidana korupsi, apapun bentuknya itu tentu harus dilihat secara positif," ujarnya.
Banyak kepala daerah yang ditangkap KPK karena diduga melakukan tindak pidana korupsi baik melalui jalur OTT atau penanganan perkara lainnya. Dengan berbagai kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah atau pihak terkait lainnya agar meningkatkan upaya pencegahan korupsi di wilayah masing-masing.
"Ketika ada daerah yang punya inisiatif untuk membentuk semacam tim pencegahan dan melakukan pencegahan tindak pidana korupsi tentu itu dilihat secara positif tapi dengan catatan jangan sampai komitmen pencegahan itu selesai di atas kertas, tapi kepala daerahnya terkena proses hukum," terang Febri.
Hal itu hendaknya jadi perhatian bagi kepala daerah dan pimpinan kementerian atau lembaga lainnya. Febri berharap ada langkah lebih konkret dari pembentukan komite tersebut seperti penyelamatan APBD, menghindari konflik kepentingan dalam setiap proses pengambilan keputusan, pengendalian gratifikasi, kewajiban pelaporan LHKPN dan proses pengadaan barang dan jasa yang benar.
"Inilah yang biasanya terkait dengan kasus-kasus yang pernah ditangani KPK di beberapa daerah yang lain," kata mantan pegiat ICW ini.
Baca juga:
Dana TGUPP turun jadi Rp 19 M, Anies-Sandi dikritik tak cermat rancang anggaran
Selain gaji besar, Ketua TGUPP Anies-Sandiaga juga dapat mobil dinas
TGUPP mulai bekerja, ini gaji yang diterima tiap anggota setiap bulannya
Rekam jejak lima tokoh pilihan Anies-Sandi untuk TGUPP bidang korupsi
Akan robohkan Blok G, Sandi sebut DKI butuh lahan 3.000 m2 tampung pedagang
Tepis anggapan TGUPP diisi tim kampanye, Anies sebut BW dewan pakar
Anies umumkan TGUPP bidang pencegahan korupsi, ada BW, Nursyahbani hingga Oegroseno