LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kontrak Proyek MRT lambat, Ahok marah minta PNS BPKD dipecat

Kali ini Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Endang Widjajanti yang jadi sasaran kemarahan Ahok.

2014-05-16 13:21:00
Jokowi ahok
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) kesal dengan ulah Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Endang Widjajanti. Ahok menilai Endang memperlambat proses pembangunan transportasi massal Mass Rapid Transit (MRT) terkait kontrak pencairan dana pinjaman dari Japan International Corporation Agency (JICA).

Hingga saat ini kontrak pencairan dana sebesar 125 miliar yen untuk pembangunan MRT Koridor Utara-Selatan (Lebak Bulus-Kampung Bandan) belum ditandatangani oleh Kepala BPKD DKI Endang Widjajanti.

Dengan nada tinggi dan marah, Ahok pun memerintahkan Endang untuk segera mengganti para stafnya yang bekerja lamban. Menurutnya, staf BPKD DKI sudah terlalu nyaman dengan posisinya yang sekarang, sehingga tak mampu menyesuaikan ritme kerja mereka dengan ritme kerja dirinya.

"Ini BPKD, stafnya perlu diganti juga. Sudah terlalu nyaman. Copot saja mereka," kata Ahok kepada Endang di Balai Kota, Jakarta, Jumat (16/5).

Mendapat dampratan dari atasannya tersebut, Endang hanya menundukkan kepala. "Baik pak, baik pak," jawab Endang dengan suara pelan.

Ahok memarah-marahi Endang di depan sejumlah awak media. Dia melihat Endang yang sedang melintas di depan ruang kerjanya dan langsung memanggilnya.

Endang pun ditanya soal progres kontrak pencairan dana pinjaman dari Japan International Corporation Agency (JICA).

"Oh MRT ya Pak. Sudah, sudah, bahkan sudah jalan Pak,” kata Endang berkilah membela diri.

"Mana sudah jalan," tanya Ahok dengan nada tegas.

"Sudah Pak. Bahkan mereka lagi merubah kontraknya. Jadi kan begini dari 125 miliar yen," sambung Endang memberi penjelasan namun langsung dipotong oleh Ahok.

"Saya sudah SMS belum dibaca juga kan. Saya sudah BBM belum dibaca juga kan. Tahu enggak Bappeda sudah berkeluh kesah soal ini," tegas Ahok dengan suara tinggi.

Baca juga:
Perlambat proyek MRT, Ahok marah besar pada Kepala BPKD DKI
Mengintip pembangunan MRT yang bikin sempit jalanan Ibu Kota
Ahok: Warga Jl Fatmawati lucu minta MRT dibatalin
Ahok ingin perusahaan swasta dites sebelum garap proyek MRT
Wika ditawari proyek MRT di Arab Saudi

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.