Ahok ingin perusahaan swasta dites sebelum garap proyek MRT
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan pembangunan jalur mass rapid transit (MRT) timur-barat hingga kini belum dilanjutkan, lantaran belum ada perusahaan swasta yang bersedia mengambil proyeknya. Apabila ada yang berminat untuk melakukan kajian tersebut, Ahok pun mempersilakan.
"Belum ada. Baru saja kajian kasar saja, makanya mau suruh yang minat," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (6/5).
Ahok menambahkan, Pemprov DKI masih berupaya menyeleksi perusahaan swasta yang mau mengerjakan proyek tersebut. Ahok pun ingin membuat kesepakatan nantinya proyek tersebut tidak menggunakan uang Pemprov DKI.
"Makanya kita mau tes, ada enggak? Ternyata ada swasta yang mau. Kita tes lagi yah udah buat kajian tapi pakai duit kamu sendiri, jangan pakai duit kita. Yang penting dia bikin kajiannya. kalau tahap berikutnya dia tertarik ya silakan, tapi kalau enggak tertarik kan minimal kita sudah punya kajian. Itu saja konsepnya," tutur Ahok.
Seperti diketahui, PT MRT selaku pelaksana proyek MRT telah melakukan pembangunan jalur utara-selatan. Jalur ini menghubungkan Kampung Bandan hingga Lebak Bulus. Sedangkan MRT jalur timur-barat, Pemprov DKI tengah mencari pihak swasta untuk melakukan kajian tersebut. Jalur timur-barat ini menghubungkan Cikarang, Bekasi dan Balaraja.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya