Kondisi membaik, Eko ditanyai polisi soal bentrok Kampung Pulo
Eko mengalami luka parah saat warga Kp Pulo melempari petugas dengan batu.
Seorang pria bernama Eko Prasetyo mengaku sebagai korban salah tangkap saat ribuan personel Satpol PP melakukan penertiban permukiman kumuh di kawasan Kampung Pulo. Pria itu juga mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, menjelaskan kondisi Eko mulai membaik dan sedang dimintai keterangan soal keterkaitannya pada insiden hari itu.
"Kondisi dia sudah kita cek. Dari kedokteran polda intensif memberikan dukungan dan pengawasan," kata Tito usai bertemu Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (25/8).
Tito menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki apakah Eko terlibat pelemparan batu ke petugas atau warga yang melintas dan tak tahu apa-apa kemudian dipukul.
"Kita lakukan penyelidikan. Sekali lagi apakah ini adalah pelaku pelemparan kepada petugas dan kemudian petugas melakukan penangkapan dan dia melakukan perlawanan kemudian dia dilumpuhkan. Atau terjadi kekerasan eksesif oknum aparat. Ini lagi diselidiki," jelasnya.
Sementara itu untuk pembakaran backhoe, dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya adalah warga setempat. Kondisi terakhir di Kp Pulo sudah kondusif.
"Dari kami melakukan kegiatan humanis seperti mobil pintar, bakti kesehatan secara gratis dari PKDS kita lakukan. Nanti pukul 13.00 WIB akan kami adakan bakti sosial di sana," tutupnya.
Baca juga:
Menengok situasi Kampung Pulo usai penggusuran
Selesai di Kampung Pulo, Ahok bakal gusur kawasan Bukit Duri
Muncul cerita-cerita unik di balik penggusuran Kampung Pulo
Ahok akan usir warga Kampung Pulo yang menjual rusunnya
Masalah Kampung Pulo, ini jawaban Ahok buat pernyataan Komnas HAM
Ahok rencanakan bangun ruang terbuka hijau di Kampung Pulo
'Jangan sampai rusun Jatinegara dikomersilkan warga Kampung Pulo'