Komnas HAM: Kita akui banyak mafia di Waduk Pluit
Siane menjelaskan bahwa pihaknya mengusahakan agar warga tidak menjadi korban mafia.
Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Siane Indriani menerima Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Menteng, Jakarta, Jumat (17/5). Kepada Jokowi , Siane mengaku banyak mafia di Waduk Pluit.
"Kita akui di sana banyak mafia," ujar Siane saat bertemu Jokowi . Namun, Siane menjelaskan bahwa pihaknya mengusahakan agar warga tidak menjadi korban mafia.
"Kita lagi mencocokkan data. Yang datang ke sini yang digusur. Ini yang 30-an. Untuk itu supaya terhindar dari mafia, data di situ dari kependudukan yang resmi agar pemda tidak terombang-ambing," ujar Siane.
Dia menambahkan, mereka yang berhak menempati rumah susun adalah yang bertahun-tahun tinggal dan punya identitas dan dokumen. "Yang datang ke sini karena ada intimidasi. Mereka takut," ujarnya.
Sebelumnya Jokowi mengatakan, banyak warga waduk Pluit yang mengontrakkan rumah dengan tarif Rp 300-400 ribu.
Baca juga:
Usai bertemu, Jokowi & Komnas HAM kompak gusur warga Waduk Pluit
Komnas HAM petakan mana warga dan preman di Waduk Pluit
Dibelikan tiket ComelAir ke Belitung maukah Ahok pulang kampung?
Di Komnas HAM, Jokowi cerita warga Pluit diberi rusun dan TV
Ahok sindir Komnas HAM kurang ilmu soal hak asasi manusia