'Kok jalur sepeda malah menyatu dengan trotoar'
Pantauan di lokasi, Rabu (1/8), sejumlah petugas dari Suku Dinas (Sudin) Perindustrian dan Energi Kota Jakarta Pusat tampak membongkar tiang listrik di sepanjang Jalan Asia-Afrika. Totalnya 14 tiang dari depan Hotel Mulia sampai Pintu 1 Asia Afrika. Ada 10 yang menutup jalur sepeda.
Jalur sepeda di sepanjang trotoar Jl Asia Afrika, Senayan, Jakarta, ramai diperbincangkan. Penempatannya dianggap tak biasa.
Belum lagi, jalur itu terhalang tiang listrik. Rasanya, tak mungkin bisa menggowes dengan nyaman jika kondisinya demikian.
Setelah ramai dikritik, akhirnya dilakukan pembenahan di jalur sepeda tersebut. Bukan jalurnya yang dipindah, melainkan tiang listriknya yang dibongkar untuk dipasang di tempat lain.
Pantauan di lokasi, Rabu (1/8), sejumlah petugas dari Suku Dinas (Sudin) Perindustrian dan Energi Kota Jakarta Pusat tampak membongkar tiang listrik di sepanjang Jalan Asia-Afrika. Totalnya 14 tiang dari depan Hotel Mulia sampai Pintu 1 Asia Afrika. Ada 10 yang menutup jalur sepeda.
Salah seorang petugas yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bingung dengan tata letak jalur khusus sepeda.
"Kok jalur sepeda malah menyatu dengan trotoar. Seharusnya di samping sini," sambil menunjuk jalan.
Diapun pasrah dan akan mengikuti perintah atasan untuk segera membongkar tiang tersebut.
"Ya mau bagaimana lagi. Kami cuma bawahan. Di suruh bongkar yaa bongkar," keluh pekerja tersebut.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Penempatan jalur sepeda ramai dikritik, tiang listrik di Jl Asia Afrika dikorbankan
Menhub Budi tak tahu soal separator dicat warna-warni oleh Pemprov DKI
Begini penampakan jalur sepeda di trotoar GBK yang terhalang tiang
Ada aturan lalu lintas, Anies kembalikan marka jalan hitam putih lagi
Polisi pertanyakan maksud Pemprov DKI cat warna warni separator jalan
Perobohan JPO di Bundaran HI dilakukan malam hari, akan ada penutupan jalan
Lampu lalu lintas halangi jalur penyandang disabilitas kini sudah dicopot