LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kerabat Dodi merasa ada yang janggal terkait perampokan di Pulomas

Kerabat Dodi merasa ada yang janggal terkait perampokan di Pulomas. Menurut dia, memang terjadi sejumlah kejanggalan dalam aksi perampokan tersebut. Salah satunya, pintu yang biasanya tertutup, kemudian terbuka. Terlebih, tidak ada yang berjaga di pintu depan.

2016-12-27 16:00:42
Jakarta
Advertisement

Keluarga Dodi Triono (59) menjadi korban perampokan sadis di kediamannya di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Dalam aksi keji itu, 11 orang disekap di kamar mandi sempit berukuran 2 x 1 meter.

Total enam orang tewas dalam aksi perampokan yang belum diketahui pelakunya itu. Lima orang lainnya masih mendapatkan perawatan intensif di RS Kartika Husada hingga kini.

Pantauan merdeka.com, Selasa (27/12) di RS Kartika Husada, enam korban perampokan sempat dibawa ke rumah sakit. Satu orang diketahui tewas bernama Tasrok yang merupakan sopir keluarga Dodi. Jasad Tasrok dibawa ke RS Polri Kramatjati, sementara lima korban tewas lainnya masih berada di rumah Dodi.

Korban selamat yang masih dirawat yakni Emi (pembantu rumah tangga), Zanette Kslila Azaria (anak korban), Santi (baby sitter), Fitriani (Anak korban) dan Windy (penjaga anak).

Sementara korban meninggal, lima lainnya yakni Dodi Triono (pemilik rumah) Diona Arika Andra Putri (anak korban), Dianita Gemma Djalfayla (anak ketiga korban), Amel (teman anak korban) dan Yanto (sopir korban) masih berada di TKP.

kerabat dodi triono korban perampokan pulomas ©2016 Merdeka.com/anisya/kerabat dodi triono di RS Kartika Husada


Mantan Adik ipar Dodi, Dewi mengatakan, rumah yang dirampok itu adalah rumah kedua dari Dodi. Rumah itu baru dihuni belum lama ini.

"Ini rumah baru, rumah kedua," kata Dewi sambil terisak di RS Kartika Husada.

Menurut dia, memang terjadi sejumlah kejanggalan dalam aksi perampokan tersebut. Salah satunya, pintu yang biasanya tertutup, kemudian terbuka. Terlebih, tidak ada yang berjaga di pintu depan.

"Ada kecurigaan di rumahnya pintunya terbuka, terus biasanya ada yang jaga di depan gerbang, tapi enggak ada," kata dia.

Dewi mengatakan, seminggu lalu masih bertemu dengan Dodi dan keluarga. Saat itu, Dodi menjenguk keluarganya yang sedang sakit di rumah sakit.

"Mereka masih suka nginep," kata dia.

Advertisement

Baca juga:
Dodi Triono dikenal dermawan dan sering santuni anak yatim
Anjing polisi lacak jejak pelaku perampokan di Pulomas
Penyekapan Pulomas ketahuan usai kerabat dengar rintihan dari toilet
11 Korban perampokan di Pulomas disekap sejak Senin sore
Korban tewas perampokan Pulomas berprofesi sebagai arsitek
6 Orang tewas di Pulomas disekap di toilet ukuran 1,5 m X 1,5 m
Perampokan Pulomas, ini identitas 6 orang tewas disekap di toilet

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.