Kegiatan politik di CFD, Sandiaga Uno akan beri sanksi penanggung jawab acara
Car Free Day di Thamrin berulang kali dijadikan tempat kegiatan politik. Meski telah ada larangan, beberapa pihak masih saja membandel dan mengadakan kegiatan politik di kawasan Soedirman-Thamrin tersebut.
Car Free Day di Thamrin berulang kali dijadikan tempat kegiatan politik. Meski telah ada larangan, beberapa pihak masih saja membandel dan mengadakan kegiatan politik di kawasan Soedirman-Thamrin tersebut.
Teranyar adalah deklarasi #2019GantiPresiden pada CFD minggu lalu. Meski berulang kali imbauan Pemprov untuk CFD netral tak digubris, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan, CFD tetap akan ada dan tidak ada penghentian CFD untuk sementara waktu.
"Tidak ada, tidak akan ada opsi meniadakan CFD," kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Senin (7/5).
Sandiaga menyebut, banyak warga merindukan kegiatan seperti CFD. "Saya tegas saja, CFD itu sudah jadi, masyarakat sangat merindukan ruang terbuka," katanya.
Yang akan dilakukan Pemprov DKI, kata Sandi, adalah memberi sanksi penanggung jawab kegiatan politik di CFD, ia tidak akan pandang bulu memberi sanksi, termasuk bila petinggi PKS Mardani Ali Sera terbukti melakukan kegiatan politik di CFD.
"Yang disanksi pihak yang bertanggung jawab. Kita enggak memandang bulu, kita akan tegas," katanya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Diperiksa polisi, Stedi ceritakan intimidasi yang dialami saat car free day
Tak mau komentari #2019gantipresiden, Anies minta kegiatan politik tak di area CDF
PSI nilai PKS beri contoh buruk karena ajak masyarakat langgar hukum
'Jangan orang mau olahraga harus diributkan dengan masalah politik'
Pria korban intimidasi di car free day diperiksa polisi
CFD masih dijadikan lokasi kegiatan berbau politik, ini reaksi Sandiaga
Upaya polisi dan Satpol PP bikin Car Free Day bebas kaos politik