Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CFD masih dijadikan lokasi kegiatan berbau politik, ini reaksi Sandiaga

CFD masih dijadikan lokasi kegiatan berbau politik, ini reaksi Sandiaga Deklarasi 2019 ganti Presiden. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Meski sudah jelas dilarang, sekelompok massa masih saja melakukan kegiatan berbau politik di Car Free Day (CFD). Bahkan pada Minggu (6/5) kemarin, hastag #2019gantipresiden yang diinisiasi oleh politikus PKS, Mardani Ali Sera, resmi dideklarasikan di sana.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengaku akan memberikan sanksi. Namun tak jelas sanksi yang dia maksud akan dijatuhkan pada siapa.

"Sanksi administratif, sanksi meminta pertanggungjawaban mereka, mengklarifikasi dan lain sebagainya," kata Sandi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5).

Saat ini, Sandi menunggu laporan dinas terkait apakah benar deklarasi tersebut berada di kawasan CFD. "Kalau masih di kawasan CFD ditunggu laporan dari Dishub sampai tadi malam belum ada laporannya. Kalau nanti ada laporannya tentunya ada sanksi," ucapnya

Menurut Sandi, apabila ada pelanggaran hukum, maka Pemprov akan menyerahkan pada aparat hukum.

"Kalau sanksi dari hukumnya kan ada aparat hukum yang akan melakukan penegakan hukum," katanya.

Sebelumnya, Sandiaga mengatakan Pemprov akan menegakkan Pergub Nomor 12 Tahun 2016 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

Sandi menyebut pelaksanaan car free day (CFD) akan sesuai Pergub tersebut, tanpa ada kegiatan politik."CFD tanggal 6 Mei jadi ujian kami. Kami pastikan pergub akan kami tegakan," ujar Sandiaga.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP