Kasus Bupati Ogan Ilir, Ahok setuju kepala daerah dites narkoba
"Bagus semua tes. Kenapa takut," tegas Ahok.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mendukung langkah Badan Narkotik Nasional (BNN) memberantas peredaran dan penggunaan narkoba di Ibu Kota. Itu sebabnya, Ahok, sapaan Basuki, sangat setuju bila semua kepala daerah di tes narkoba sebelum dilantik.
"Bagus. Sudah kerja sama terus dengan BNN. Paksa tes urine (pejabat daerah). Sudah bener itu. Saya kira kita mesti, sesuai permintaan Presiden, kita mesti habis-habisan melawan narkoba," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (16/3).
Mantan politisi Gerindra juga siap dites urine. "Bagus semua tes. Kenapa takut," tegas Ahok.
Pernyataan Ahok ini disampaikan Ahok terkait penangkapan Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi atau kerap disapa Ovi, pada Minggu (13/3) malam oleh BNN saat pesta narkoba di kediaman ayahnya yang juga eks Bupati Ogan Ilir, Mawardi Yahya. Ovi ditangkap bersama empat orang rekannya.
Baca juga:
Tolak digusur, warga kolong Tol Penjaringan geruduk Balai Kota
Ahok sebut Komisi III kampungan mau usut kasus Sumber Waras
Warga kolong Tol Penjaringan demo Ahok minta penggusuran dibatalkan
Mengenang persahabatan Ahok-Ratna Sarumpaet, kini musuh bebuyutan
DPR beri sinyal jegal calon independen, ini tanggapan Ahok
Ahok klaim Wiranto ingin pemimpin daerah yang curigaan ke parpol
Ahok minta Kapolda Metro baru bantu Pemprov DKI berantas mafia tanah